Menlu Turki: Pembunuh Jamal Khashoggi Tak Mungkin Bekerja Sendiri - Kompas.com

Menlu Turki: Pembunuh Jamal Khashoggi Tak Mungkin Bekerja Sendiri

Kompas.com - 27/11/2018, 12:49 WIB
Menteri Luar Negeri Turki, Mevlut Cavusoglu.AFP/MARTIN BUREAU Menteri Luar Negeri Turki, Mevlut Cavusoglu.

ANKARA, KOMPAS.com - Pemerintah Turki tidak yakin para pembunuh jurnalis Jamal Khashoggi bertindak sendirian.

Hal ini disampaikan Menlu Turki Mevlut Cavusoglu dalam wawancara dengan harian terbitan Jerman Süddeutsche Zeitung, Senin (26/11/2018).

Dalam wawancara itu, Cavusoglu juga membahas hubungan antara pembunuhan Khashoggi dengan relasi Turki dan Uni Eropa.

Baca juga: Ini Tulisan Dua Putri Jamal Khashoggi yang Didedikasikan untuk Sang Ayah

Kepad harian Jerman itu, Cavusoglu menegaskan, dia sudah mendengarkan rekaman udiro yang mengungkap momen-momen pembunuhan Khashoggi.

"Dalam rekaman itu terdengar pakar forensik Saudi memberi instruksi," kata Cavusoglu.

"Dia bahkan menyarankan yang lain untuk mendengarkan musik saat dia memutilasi Khashoggi," lanjut Cavusoglu.

"Sangat jelas dia menikmati pekerjaannya. Dia senang memutilasi manusia, sungguh mengerikan," dia menegaskan.

Cavusoglu melanjutkan, meski dibutuhkan bukti yang amat kuat sebelum melemparkan tuduhan, banyak pihak yakin Pangeran Mohammed bin Salman bertanggung jawab atas pembunuhan itu.

Dalam wawancara itu, Cavusolgi menambahkan, MBS telah meminta waktu untuk bertemu Presiden Recep Tayyip Erdogan di sela-sela KTT G20 di Argentina akhir bulan ini.

Baca juga: Lagi, Detil Mutilasi Jenazah Jamal Khashoggi Muncul di Media Turki

Dia menegaskan, Presiden Erdogan mempertimbangkan untuk bertemu dengan putra mahkota Arab Saudi itu.

"Pada titik ini, tidak ada alasan untuk tidak menggelar pertemuan dengan sang pangeran," kata dia.



Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Terkini Lainnya


Close Ads X