Kompas.com - 05/04/2018, 23:53 WIB

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyampaikan pujiannya terhadap Pemerintah Meksiko yang telah menghentikan konvoi sejumlah besar migran dari Amerika Tengah yang ingin menuju Meksiko ke perbatasan AS.

"Sebagian besar konvoi migran itu telah dapat dibubarkan berkat undang-undang imigrasi yang ketat dari pemerintah Meksiko dan kesediaan mereka dalam menerapkannya sehingga tidak berdampak pada perbatasan kami," tulis Trump dalam akun Twitter-nya, Kamis (5/4/2018).

"Berkat tindakan peraturan Trump, penyeberangan melewati perbatasan AS kini berada pada titik terendah selama 46 tahun! Meski masih dalam taraf yang tak dapat diterima," tambahnya.

Kelompok besar konvoi dengan lebih dari 1.000 orang migran, terutama dari Honduras, telah dibubarkan pada Rabu (4/4/2018), setelah berjalan selama berhari-hari dan sempat berhenti di selatan Meksiko untuk mendapatkan makanan dan tempat berlindung.

Baca juga: Trump: Saya Bakal Tempatkan Militer di Perbatasan Meksiko

Namun pemimpin organisasi di belakang konvoi migran, Masyarakat Lintas Batas (PWB) membantah menghentikan konvoi dan mengatakan sejak awal perjalanan akan berakhir di Meksiko dan tidak ingin melewati perbatasan.

"Ini bukan karena Donald Trump," kata Direktur Kelompok Advokasi, Irineo Mujica kepada Reuters, dikutip New York Post, Rabu (4/4/2018).

Presiden Trump telah mencela konvoi migran tersebut sejak Minggu (1/4/2018) saat sebuah stasiun televisi menyoroti mereka dan menyiarkannya.

Dan pada Rabu (4/4/2018), Trump telah mengizinkan pengerahan pasukan Garda Nasional untuk mendukung keamanan di perbatasan AS dengan Meksiko.

Trump juga menekan Meksiko untuk menerapkan undang-undang imigrasinya untuk mengakhiri aliran migran dengan mengancam bakal menghentikan negosiasi Perjanjian Perdagangan Bebas Amerika Utara, yang akan berdampak pada ekonomi Meksiko.

Baca juga: Bersitegang dengan Trump, Presiden Meksiko Batalkan Kunjungan ke AS

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.