Kompas.com - 26/02/2018, 14:32 WIB

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Presiden Meksiko, Enrique Pena Nieto dikabarkan membatalkan kunjungan kenegaraannya ke Amerika Serikat (AS).

Sebagaimana diberitakan Washington Post via CNN Minggu (25/2/2018), kunjungan Nieto ke Negeri "Paman Sam" sejatinya bakal dijadwalkan Maret mendatang.

Namun, baik AS dan Meksiko sama-sama mengonfirmasi pembatalan tersebut setelah Nieto berbicara dengan Presiden Donald Trump via telepon.

Sumber Gedung Putih yang menolak dipublikasikan berkata, percakapan dua kepala negara itu terjadi Selasa pekan lalu (20/2/2018).

Awalnya, Nieto menginginkan agar Trump mengumumkan sikap Meksiko yang tidak akan membayar biaya pembangunan tembok perbatasan AS-Meksiko.

Baca juga : Tegaskan Sikap soal Tembok Trump, Presiden Meksiko Dapat Tepukan Meriah

Namun, Trump jelas menolak keinginan Nieto. Karena pembangunan tembok perbatasan merupakan salah satu janji kampanye-nya.

"Keputusan Presiden Nieto membuat Trump kehilangan kesabarannya," kata seorang pejabat Meksiko yang menolak disebutkan namanya.

Adapun sumber Gedung Putih menambahkan, Trump terlihat jengkel dan frustrasi karena tidak ada alasan bagi Nieto untuk menyetujui kehendaknya.

Akhirnya, dalam percakapan selama 50 menit itu, Nieto memutuskan untuk membatalkan kunjungan karena dia tidak ingin dipermalukan di depan publik.

Arturo Sarukhan, mantan Duta Besar Meksiko untuk AS berkata, Trump telah membawa hubungan AS-Meksiko di ujung tanduk.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.