Trump: Saya Bakal Tempatkan Militer di Perbatasan Meksiko

Kompas.com - 04/04/2018, 20:55 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump berpidato di Manchester, New Hampshire, AS, Senin (19/3/2018). AFP/MANDEL NGANPresiden Amerika Serikat Donald Trump berpidato di Manchester, New Hampshire, AS, Senin (19/3/2018).

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Presiden Amerika Serikat ( AS) Donald Trump mengumumkan kebijakan baru soal pengawasan di perbatasan AS- Meksiko.

CNN memberitakan Selasa (3/4/2018), Trump berkata kalau dia bakal menempatkan militer untuk menjaga perbatasan.

Hal itu disampaikannya saat jamuan makan siang dengan tiga pemimpin negara Baltik, Estonia, Lithuania, dan Latvia di Washington.

Dalam merealisasikan rencananya, Trump menyatakan kalau dia telah berdiskusi dengan Menteri Pertahanan Jim Mattis.


"Sampai kami selesai membangun tembok perbatasan, kami bakal menjaga perbatasan dengan militer. Ini adalah langkah besar," beber Trump.

Baca juga : Trump Kembali Tegaskan Ingin Tarik Pasukan AS dari Suriah

Presiden 71 tahun itu menjelaskan, dia telah berbicara dengan Pemerintah Meksiko, dan memuji peraturan mereka yang sangat ketat.

"Saya berkata kalau aturan kami soal perbatasan sangat lemah, dan kami ingin melakukan sesuatu dengan itu," beber Trump.

"Kami tentu tidak bisa membiarkan seseorang masuk ke negeri ini secara ilegal, menghilang, dan tidak pernah dibawa ke persidangan," lanjutnya.

Ini bukan pertama kali seorang Presiden AS mencetuskan ide untuk mengerahkan militer guna menjaga perbatasan.

Pada era Presiden George W Bush, pernah berlangsung Operation Jump Start pada 2006, dan berlangsung hingga 2008.

Operasi tersebut mengerahkan 6.000 personel ke California, Arizona, New Mexico, dan Texas untuk memperbaiki pagar perbatasan untuk mencegah migran Meksiko masuk secara ilegal.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber CNN
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bubarkan Demonstran, Polisi Hong Kong 'Tak Sengaja' Tembakkan Meriam Air ke Arah Masjid

Bubarkan Demonstran, Polisi Hong Kong "Tak Sengaja" Tembakkan Meriam Air ke Arah Masjid

Internasional
Patuhi Kesepakatan Gencatan Senjata, Pasukan Kurdi Suriah Tinggalkan 'Zona Aman'

Patuhi Kesepakatan Gencatan Senjata, Pasukan Kurdi Suriah Tinggalkan "Zona Aman"

Internasional
Mutiara Berusia 8.000 Tahun Bakal Dipamerkan Pertama Kali di Abu Dhabi

Mutiara Berusia 8.000 Tahun Bakal Dipamerkan Pertama Kali di Abu Dhabi

Internasional
Hadiri Pelantikan Jokowi, Ini Kerja Sama Bilateral yang Ingin Ditingkatkan PM Singapura

Hadiri Pelantikan Jokowi, Ini Kerja Sama Bilateral yang Ingin Ditingkatkan PM Singapura

Internasional
Berusaha Bunuh Pasukan SAS Inggris, ISIS Pasang Bom Bunuh Diri di Bra

Berusaha Bunuh Pasukan SAS Inggris, ISIS Pasang Bom Bunuh Diri di Bra

Internasional
Mahathir Tiba di Jakarta untuk Hadiri Pelantikan Jokowi-Ma'ruf Amin

Mahathir Tiba di Jakarta untuk Hadiri Pelantikan Jokowi-Ma'ruf Amin

Internasional
Lagi, Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Diserang Orang Tak Dikenal

Lagi, Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Diserang Orang Tak Dikenal

Internasional
Pria di Harlem Tembak Tetangga Apartemen karena Terlalu Berisik

Pria di Harlem Tembak Tetangga Apartemen karena Terlalu Berisik

Internasional
Erdogan Ancam Bakal 'Hancurkan Kepala' Pasukan Kurdi Jika Tak Keluar dari Zona Aman

Erdogan Ancam Bakal "Hancurkan Kepala" Pasukan Kurdi Jika Tak Keluar dari Zona Aman

Internasional
ISIS Pakai Jenazah Anak-anak untuk Jebakan Granat, Nyaris Lukai Pasukan Khusus Inggris SAS

ISIS Pakai Jenazah Anak-anak untuk Jebakan Granat, Nyaris Lukai Pasukan Khusus Inggris SAS

Internasional
Warga Protes Kenaikan Harga Tiket Kereta, Presiden Chile Umumkan Keadaan Darurat

Warga Protes Kenaikan Harga Tiket Kereta, Presiden Chile Umumkan Keadaan Darurat

Internasional
Dari 80 Detik hingga 19 Jam, Inilah Penerbangan Tersingkat dan Terlama di Dunia

Dari 80 Detik hingga 19 Jam, Inilah Penerbangan Tersingkat dan Terlama di Dunia

Internasional
Pemilu Kanada 2019, Bagaimana Peluang PM Justin Trudeau untuk Kembali Terpilih?

Pemilu Kanada 2019, Bagaimana Peluang PM Justin Trudeau untuk Kembali Terpilih?

Internasional
Presiden Meksiko Dukung Keputusan Pihak Keamanan Bebaskan Putra El Chapo

Presiden Meksiko Dukung Keputusan Pihak Keamanan Bebaskan Putra El Chapo

Internasional
Korban Tewas Ledakan di Masjid Afghanistan Jadi 62 Orang, Taliban Bantah Terlibat

Korban Tewas Ledakan di Masjid Afghanistan Jadi 62 Orang, Taliban Bantah Terlibat

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X