Kompas.com - 18/01/2018, 18:05 WIB
Pemandangan pegunungan Kanchenjunga di negara bagian Sikkim, India, yang diambil dari Kaluk Bazaar. Pemerintah daerah Sikkim telah mengesahkan undang-undang yang memperbolehkan warganya mengadopsi pohon di hutan Sikkim sebagai anak atau saudara. Diptendu Dutta / AFPPemandangan pegunungan Kanchenjunga di negara bagian Sikkim, India, yang diambil dari Kaluk Bazaar. Pemerintah daerah Sikkim telah mengesahkan undang-undang yang memperbolehkan warganya mengadopsi pohon di hutan Sikkim sebagai anak atau saudara.
|
EditorAgni Vidya Perdana

SIKKIM, KOMPAS.com - Di India kini telah diberlakukan undang-undang yang mengizinkan warganya untuk mengadopsi pohon. Mereka bisa mengadopsi pohon sebagai anak, bahkan saudara mereka.

Tak hanya diadopsi, warga juga diperbolehkan mengangkat pohon sebagai peringatan untuk kerabat yang telah meninggal.

Undang-undang tersebut berlaku di Sikkim, provinsi Himalaya, di timur laur India yang berbatasan langsung dengan China.

Adanya Undang-undang Hutan Pohon Sikkim yang tak biasanya, bahkan satu-satunya di dunia ini, telah mulai diberlakukan pada 2017 lalu.

Baca juga: Pemerintah India Hentikan Program Subsidi untuk Jemaah Haji

Undang-undang ini sebagai hasil kampanye terus menerus yang dilakukan Departemen Kehutanan Lingkungan dan Pengelolaan Margasatwa di Sikkim.

Melalui undang-undang tersebut mengizinkan kepada warga yang tertarik untuk mengadopsi pohon, cukup dengan mengisi formulir dan menyerahkannya ke departemen kehutanan untuk diproses.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Setelah diperiksa, jika permohonan yang diajukan dianggap pantas, izin untuk adopsi akan disampaikan secara tertulis.

Dikutip dari Al Arabiya, diberlakukannya undang-undang ini tidak lepas dari peran Menteri Utama Pawan Chamling dari Departemen Kehutanan Lingkungan dan Pengelolaan Margasatwa Sikkim.

"Pohon adalah teman baik manusia. Mengadopsi mereka sebagai anak atau saudara tentu adalah hal yang bagus. Pohon telah banyak memberi kepada manusia tanpa meminta imbalan," kata Subhas Dutta, pakar ekologi terkemuka di India.

Dutta melihat aturan ini seharusnya dapat diterapkan di seluruh India.

Baca juga: Demi Anak, Pria di India Bangun Jalan dengan Kapak dan Linggis

Sikkim merupakan negara bagian di utara India dengan mayoritas etnis Nepal dengan mayoritas penduduknya memeluk agama Hindu dan Budha Vajrayana.

Sikkim memiliki salah satu hutan terbaik di India dengan rasio hingga 47,8 persen wilayahnya merupakan kawasan hutan dan lahan hijau. Diharapkan dengan adanya undang-undang adopsi pohon ini, akan semakin bertambah.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber Al Arabiya
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.