Kompas.com - 19/02/2020, 12:19 WIB

WUHAN, KOMPAS.com - Seorang perawat, orangtua, dan dan saudaranya dilaporkan menjadi korban meninggal virus corona di Wuhan, demikian laporan media pemerintah.

Liu Fan adalah wakil kepala perawat di Rumah Sakit Wuchang, di mana dia bertugas di bagian ruang injeksi hingga 2 Februari lalu.

Pada 7 Februari, dia positif terinfeksi virus corona setelh sebelumnya mengeluh tak enak badan mengalami demam, ujar pemerintah Wuhan dalam unggahan di Toutiao.

Baca juga: Penumpang Kapal Pesiar Diamond Princess yang Negatif Virus Corona Keluar

Dilansir Global Times Rabu (19/2/2020), dia segera dilarikan ke rumah sakit pada hari itu juga, di mana kondisinya memburuk karena penyakit lain seperti pneumonia.

Pemerintah menyatakan, perawat berusia 59 tahun itu meninggal pada 14 Februari, setelah tim medis mencoba berbagai cara untuk menyelamatkannya.

Sebelum kematian Liu, orangtua dan saudaranya lebih dahulu meninggal karena tertular virus yang berasal dari Pasar Seafood Huanan itu.

Sementara suami dan putrinya disebut tengah menjalani karantina. Namun hingga saat ini, mereka masih belum menunjukkan gejala infeksi.

Kematian Liu Fan terjadi setelah Liu Zhimming, direktur rumah sakit lebih dahulu dinyatakan meninggal karena terinfeksi virus dengan nama resmi Covid-19 itu.

Dia dilaporkan meninggal pada Selasa pagi waktu setempat (18/2/2020), setelah otoritas sempat menyebutkan dia masih menjalani perawatan medis.

Jumlah korban meninggal akibat virus corona di seantero China per 19 Februari saat ini sudah melebihi 2.000 orang, dan menginfeksi lebih dari 75.000 lainnya.

Beijing menyebut bahwa terjadi penurunan baik dalam jumlah kematian maupun infeksi, dan menyebut bahwa mereka sudah mulai bisa menanganinya.

Namun, Badan Kesehatan Dunia (WHO) menuturkan sebaiknya jangan sampai lengah, mengingat mereka tak bisa memprediksi kapan tren penurunan ini berlanjut.

Baca juga: Update Terbaru Virus Corona: 2.009 Meninggal, 14.448 Dilaporkan Sembuh

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.