Kompas.com - 17/01/2018, 08:35 WIB
|
EditorVeronika Yasinta


NEW DELHI, KOMPAS.com - Pemerintah India mengakhiri kebijakan yang telah berlangsung puluhan tahun terkait pemberian subsidi kepada ribuan jemaah haji.

Pada Selasa (16/1/2018), menteri urusan minoritas India, Mukhtar Abbas Naqvi mengatakan langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari kebijakan untuk memberdayakan kaum minoritas secara bermartabat.

"Dana subsidi haji akan digunakan untuk pendidikan anak dan perempuan dari masyarakat minoritas," katanya.

Kebijakan itu merupakan hasil keputusan dari Mahkamah Agung yang telah mengarahkan pemerintah untuk secara bertahap mengurangi subsidi haji dan menghapusnya pada 2022.

Baca juga : Tewas Kecelakaan, Jenazah Jurnalis India Diangkut Pakai Truk Sampah

Banyak kelompok Islam di India justru menyambut baik langkah tersebut.

"Ini sebenarnya tuntutan lama komunitas Islam di India," kata Navaid Hamid, ketua kelompok All India Muslim.

Menurutnya, subsidi haji telah digunakan untuk mengecam komunitas Islam dan untuk menyebarkan kebohongan.

Pada 1954, pemerintah India menawarkan subsidi haji sebesar miliaran rupee kepada masyarakat miskin. Pada 2016, jumlahnya sekitar 75 juta dolar Amerika Serikat atau hampir Rp 1 triliun.

Angka tersebut menurun dari 2013 yang mencapai 100 juta dolar AS atau Rp 1,3 triliun.

Baca juga : Pura-pura Jadi Pembeli, Polisi India Tangkap Penculik Bayi Umur 6 Jam

Subsidi diberikan melalui tarif penerbangan. Subsidi haji juga menjadi pendapatan utama bagi maskapai penerbangan nasional, Air India.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber Al Jazeera
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.