Gagal Bentuk Pemerintahan, Merkel Terancam Tidak Jadi Kanselir Jerman

Kompas.com - 20/11/2017, 15:26 WIB
Kanselir Jerman, Angela Merkel ketika memberikan keterangan pers (19/11/2017). Merkel terancam tidak menjadi kanselir Jerman untuk empat kali beruntun karena sejak pemilu 24 September, dia belum membentuk pemerintahan. Tobias SCHWARZ/AFPKanselir Jerman, Angela Merkel ketika memberikan keterangan pers (19/11/2017). Merkel terancam tidak menjadi kanselir Jerman untuk empat kali beruntun karena sejak pemilu 24 September, dia belum membentuk pemerintahan.
|
EditorArdi Priyatno Utomo

BERLIN, KOMPAS.com - Masa depan Kanselir Jerman, Angela Merkel, untuk memimpin empat kali beruntun menemui jalan terjal.

Sebab, sejak memenangkan pemilu 24 September lalu, hingga kini Merkel belum membentuk pemerintahan baru.

Sistem pemerintahan yang dianut Republik Federal Jerman adalah koalisi.

Biasanya, koalisi itu terjadi antara dua partai besar yang diwakili Union dengan Sosial Demokrat (SPD).

Namun, pemimpin SPD, Martin Schulz, dan sejumlah ketua partai lainnya mengumumkan tidak akan menggabungkan diri dalam pemerintahan Merkel.

Baca juga : Exit Poll Pemilu Jerman: Angela Merkel Terpilih Lagi Jadi Kanselir

Alasannya, mereka tidak puas dengan hasil pemilihan yang memenangkan Union dengan jumlah suara 32,93 persen saat pemilihan populer, dan 34,70 persen saat pemilihan Bundestag.

Karena itu, Merkel kemudian mencoba membentuk koalisi Jamaika.

Koalisi tersebut menggabungkan Partai Kebebasan Demokratik (FDP) dan Partai Hijau.

Merkel menyetujuinya dan mengumumkan tengah melakukan penjajakan dengan FDP dan Partai Hijau untuk menggelar negosiasi awal 18 Oktober lalu.

Namun Senin (20/11/2017), ketua FDP, Christian Lindner memutuskan tidak melanjutkan negosiasi tersebut.

Dalam pernyataannya, Lindner berujar dalam diskusi itu tidak terbangun "dasar kepercayaan" antara partainya, Merkel, dan Partai Hijau.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Sky
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Hong Kong Kepung Universitas Setelah Bentrok Semalaman dengan Demonstran

Polisi Hong Kong Kepung Universitas Setelah Bentrok Semalaman dengan Demonstran

Internasional
Rusia Bakal Kembalikan 3 Kapal yang Ditahan ke Ukraina

Rusia Bakal Kembalikan 3 Kapal yang Ditahan ke Ukraina

Internasional
Korea Utara Sebut Joe Biden 'Anjing Gila', Begini Reaksi Trump

Korea Utara Sebut Joe Biden "Anjing Gila", Begini Reaksi Trump

Internasional
Diserbu Polisi, Demonstran Hong Kong Bakar Pintu Masuk Universitas

Diserbu Polisi, Demonstran Hong Kong Bakar Pintu Masuk Universitas

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Media AS Soroti Pabrik Tahu di Tropodo | Penyanyi Chile Telanjang Dada sebagai Protes

[POPULER INTERNASIONAL] Media AS Soroti Pabrik Tahu di Tropodo | Penyanyi Chile Telanjang Dada sebagai Protes

Internasional
Siksa Anaknya yang Berusia 5 Tahun hingga Tewas, Terungkap Kecerdasan Si Ayah Rendah

Siksa Anaknya yang Berusia 5 Tahun hingga Tewas, Terungkap Kecerdasan Si Ayah Rendah

Internasional
Media AS New York Times Soroti Pabrik Tahu di Indonesia yang Gunakan Plastik sebagai Bahan Bakar

Media AS New York Times Soroti Pabrik Tahu di Indonesia yang Gunakan Plastik sebagai Bahan Bakar

Internasional
Suarakan Protes, Penyanyi Chile Ini Telanjang Dada Saat Terima Penghargaan

Suarakan Protes, Penyanyi Chile Ini Telanjang Dada Saat Terima Penghargaan

Internasional
Kapten Polisi di AS Ini Ditangkap Anggotanya Sendiri dalam Kasus Prostitusi

Kapten Polisi di AS Ini Ditangkap Anggotanya Sendiri dalam Kasus Prostitusi

Internasional
Pria Australia Kisahkan Selamat dari Serangan Buaya Setelah Cungkil Matanya

Pria Australia Kisahkan Selamat dari Serangan Buaya Setelah Cungkil Matanya

Internasional
Venesia Dilanda Banjir, Karya Seni Mulai Diselamatkan

Venesia Dilanda Banjir, Karya Seni Mulai Diselamatkan

Internasional
Pelaku Penembakan Massal SMA AS yang Tewaskan 2 Murid Meninggal di Rumah Sakit

Pelaku Penembakan Massal SMA AS yang Tewaskan 2 Murid Meninggal di Rumah Sakit

Internasional
Abaikan Ancaman Sanksi AS, Turki Bakal Beli Sistem Rudal S-400 dari Rusia

Abaikan Ancaman Sanksi AS, Turki Bakal Beli Sistem Rudal S-400 dari Rusia

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bocah 9 Tahun Lulus Sarjana | Pria Hong Kong Dibakar Hidup-hidup

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bocah 9 Tahun Lulus Sarjana | Pria Hong Kong Dibakar Hidup-hidup

Internasional
Ada Bau 'Kaus Kaki Basah', Pesawat Airbus Dikembalikan ke Perancis

Ada Bau "Kaus Kaki Basah", Pesawat Airbus Dikembalikan ke Perancis

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X