Exit Poll Pemilu Jerman: Angela Merkel Terpilih Lagi Jadi Kanselir

Kompas.com - 24/09/2017, 23:34 WIB
Infografik Angela Merkel, pada Pemilu 2017 di Jerman, Angela Merkel diprediksi bakal menjadi kanselir untuk keempat kalinya. AFPInfografik Angela Merkel, pada Pemilu 2017 di Jerman, Angela Merkel diprediksi bakal menjadi kanselir untuk keempat kalinya.
EditorAmir Sodikin

BERLIN, KOMPAS.com - Berdasarkan hasil exit poll atau survei pemilih pasca-pemberian suara pada Pemilu di Jerman, Kanselir Jerman Angela Merkel diproyeksikan bakal memenangkan pemilu yang digelar Minggu (24/9/2017 dan untuk keempat kalinya akan menjadi kanselir Jerman.

Namun, exit poll tersebut juga mencatat, kemenangan Merkel dibayangi oleh peristiwa sejarah yaitu masuknya partai ultra-kanan yang anti-imigran dan anti-islam masuk dalam parlemen. Exit poll menunjukkan bahwa partai AfD memperoleh kursi ke parlemen nasional.

Blok konservatif Merkel mengumpulkan suara antara 32,5 - 33,5 persen, memimpin di depan disusul partai Social Democratic Party (SDP) dengan 20-21 persen. Demikian laporan AFP yang mengutip siaran nasional ARD dan ZDF.

Partai ultra-kanan Alternative for Germany (AfD) meraih posisi ketiga, dengan memperoleh sekitar 13 hingga 13.5 persen suara.

Baca juga: Kanselir Angela Merkel Resmi Memberikan Suara di Pemilu Jerman

Pada pemilu kali ini, Angela Merkel dari kubu CDU ditantang pendatang baru Martin Schulz dari kubu SPD. Pemungutan suara dimulai pada pukul 0600 GMT atau pukul 13.00 WIB, dan akan disusul dengan hasil penghitungan pada pukul 16.00 GMT atau 23.00 WIB.

Diberitakan Kompas.com sebelumnya, partai konservatif tempat Merkel bernaung, CDU, bersama aliansinya CSU, memang sudah diprediksi oleh survei bahwa mereka akan memimpin perolehan suara dibanding rival terdekatnya dari partai kiri-tengah Social Democratic Party (SPD) yang dipimpin Martin Schulz.

Baca juga: Pemilu Jerman Digelar, Kemenangan Merkel Bukan Tanpa Tantangan

Sebuah survei juga memprediksi, partai anti-Islam, anti-imigran, yaitu partai ultra-kanan nasionalis Alternative for Germany (AfD), bisa saja memenangkan kursi di parlemen nasional dan berkembang menjadi partai kuat ketiga di Jerman. Jika hal ini terjadi, bisa menimbulkan "gempa" politik di Jerman.



Sumber AFP
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X