Kebijakan Kontroversial Trump Memaksa Barack Obama Berbicara

Kompas.com - 31/01/2017, 16:20 WIB
Presiden AS Barack Obama menjabat tangan presiden terpilih Donald Trump saat keduanya bertemu di Gedung Putih, Washington DC, Kamis (10/11/2016). WIN MCNAMEE / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / AFP Presiden AS Barack Obama menjabat tangan presiden terpilih Donald Trump saat keduanya bertemu di Gedung Putih, Washington DC, Kamis (10/11/2016).
EditorErvan Hardoko

WASHINGTON DC, KOMPAS.com — Kebijakan imigrasi Presiden Donald Trump yang memicu kekacauan dan unjuk rasa di berbagai tempat di Amerika Serikat ternyata meresahkan Barack Obama.

Untuk pertama kali setelah lengser dari jabatannya, Presiden ke-44 AS itu akhirnya mengomentari kebijakan kontroversial penerusnya itu.

"Presiden Obama tergerak hatinya dengan situasi yang terjadi di berbagai tempat di negeri ini," ujar juru bicara Obama, Kevin Lewis.

"Warga negara menjalankan hak konstitusional mereka untuk berserikat, berkumpul, dan menyuarakan pendapat agar didengar pejabat terpilih," kata Lewis.

"Inilah yang akan kita alami pada saat nilai-nilai negara ini dipertaruhkan," ujar Lewis.

Komentar Obama ini tampaknya akan menambah rasa terkucil Gedung Putih. Selama 48 jam terakhir, Presiden Trump terus mencoba membela diri dari kecaman terkait kebijakan yang dikeluarkannya.

"Sepanjang hari kemarin berjalan dengan baik dalam hal keamanan negara," demikian kata Trump saat bertemu dengan para pengusaha kecil, Senin (30/1/2017).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dalam berbagai komentarnya lewat akun Twitter-nya atau di Gedung Putih, Trump berusaha mengabaikan dampak negatif dari kebijakan yang dibuatnya.

Dia juga bersikukuh membela kebijakannya yang tak memberikan peringatan sebelumnya kepada penjaga perbatasan, diplomat, dan pelancong.

"Hanya 109 orang dari 325.000 ditahan dan ditanyai. Masalah besar di berbagai bandara disebabkan gangguan sistem komputer Maskapai Delta," ujar Trump.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.