Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 23/02/2020, 16:03 WIB

NEW DELHI, KOMPAS.com - Seorang pria di India menyembah Presiden AS Donald Trump sebagai dewa. Bahkan membuatkan patung bagi sang presiden.

Fakta unik itu terjadi jelang kunjungan pemimpin negara adidaya itu ke Negeri "Bollywood" yang bakal dilaksanakan pekan depan.

Bussa Krishna, juga dikenal di kampungnya sebagai Trump Krishna, kepada New Delhi TV berujar, dia begitu terobsesi dengan presiden 73 tahun itu.

Baca juga: Penggal Keponakannya untuk Ritual kepada Dewa, Pria India Ditahan

Saking terobsesinya, dia memutuskan menyewa 15 tukang batu untuk memahat patung sang presiden setinggi dua meter di rumahnya di Distrik Jangaon, Telangana.

Dilansir AFP via Daily Sabah Kamis (20/2/2020), patung itu mengenakan setelan biru, berdasi merah, serta mengangkat jempol kanannya.

"Trump, tuan. Anda adalah dewa saya," ujar pria India berusia 33 tahun itu seraya menaikkan "puja", atau ritual pemujaan kepada dewa.

Diberitakan Washington Examiner, Krishna menuturkan dia berpuasa selama Jumat agar presiden dari Partai Republik itu beroleh umur panjang.

Krishna mengatakan dia juga membawa foto suami Melania tersebut, dan memanjatkan doa bagi presiden ke-45 AS itu sebelum berangkat kerja.

"Dia seperti dewa bagi saya. Karena itu saya memutuskan untuk membangun sebuah patung baginya," katanya. Penduduk desa Krishna tak keberatan dengan sikapnya itu.

Teman Krishna, Ramesh Reddy, menerangkan bahwa rumah kawannya itu disebut sebagai Trump House, dengan warga desa malah mendukung aksinya.

Dia begitu sumringah ketika mengetahui bahwa sang presiden bakal datang berkunjung selama dua hari ke India, yang dimulai Senin (24/2/2020).

"Saya berdoa kepada Tuhan agar setidaknya saya bisa menemui 'dewa saya' setidaknya satu kali. Saya memohon agar bisa bertemu dengannya," jelasnya.

Dia juga menyatakan berharap agar hubungan AS dengan India tetaplah kuat di masa depan.

Baca juga: Selama 3 Tahun, Pria Ini Puja Trump sebagai Dewa

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.