Kompas.com - 26/01/2017, 21:36 WIB
EditorGlori K. Wadrianto

WASHINGTON, KOMPAS.com - Silang pendapat antara Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden Meksiko Enrique Pena Nieto terus bergulir.

Trump berkeras bahwa Meksiko harus membayar biaya pembangunan tembok antara kedua negara demi mengatasi persoalan imigran gelap.

Sementara, Nieto pun tak kalah lugas menyebutkan bahwa Meksiko tak akan membayar sepeser pun untuk rencana kontroversial Trump itu.

Kini, seperti diberitakan AFP, Kamis (26/1/2017), Trump kembali meradang dengan penegasan Nieto sebelumnya.

Presiden Meksiko untuk kesekian kali melontarkan sikapnya untuk menolak pembayaran yang dituntut Trump.

Baca: Terkait Tembok di Perbatasan AS-Meksiko, Nieto Mengecam Trump

Trump mengeluarkan ultimatum untuk Meksiko dengan menyebut, Presiden Nieto lebih baik membatalkan rencana kunjungannya ke AS, jika menolak membayar pembangunan tembok.

Sebelumnya, Nieto dijadwalkan berada di Washington, untuk melakukan kunjungan kerja.

"AS memiliki defisit perdagangan senilai 60 miliar dollar AS dengan Meksiko," kata Trump melalui akun Twitter-nya.

Menurut Trump, hal itu terjadi sebagai bagian dari kesepakatan sepihak NAFTA, yang menyebabkan hilangnya pekerjaan dan kerugian bagi banyak perusahaan di AS. 

NAFTA dalah kependekan dari North American Free Trade Agreement (Kesepakatan Perdagangan Bebas Amerika Utara).

NAFTA didirikan pada 1 Januari 1994 oleh tiga negara yaitu Kanada, Meksiko, dan AS.

Tujuan dari didirikannya NAFTA adalah untuk meningkatkan volume perdagangan antara ketiga negara tersebut. Namun, sejak awal Trump tak sepaham dengan pandangan itu.

"Jika Meksiko tak berniat membayar biaya pembangunan tembok, sebaiknya batalkan rencana pertemuan mendatang," tulis Trump. 

Presiden Meksiko, Rabu (25/1/2017), mengecam keputusan Trump untuk memerintahkan pembangunan tembok pemisah di perbatasan kedua negara.

Dia pun menegaskan kembali sikapnya untuk menolak biaya pembangunan tersebut.

Baca: Trump Teken Perintah Pembangunan Tembok di Perbatasan Meksiko

Di sisi lain, Nieto dijadwalkan bertemu dengan Trump di Washington DC, pekan depan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.