Presiden Trump Memulai Langkahnya Menyingkirkan Obamacare

Kompas.com - 21/01/2017, 08:44 WIB
JIM WATSON / AFP Presiden AS Donald Trump menandatangani sejumlah dokumen perintah eksekutifnya di Ruang Oval, Gedung Putih, disaksikan wakil presiden Mike Pence.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com — Donald Trump, Jumat (20/1/2017), langsung menjalankan fungsi eksekutifnya usai dilantik menjadi Presiden ke-45 Amerika Serikat.

Langkah pertamanya adalah menandatangani perintah eksekutif untuk mengurangi "beban" dari undang-undang kesehatan atau Obamacare.

Sejak masa kampanye, Trump sudah menegaskan akan membatalkan semua kebijakan pemerintahan Obama, salah satunya adalah Obamacare.

Saat menandatangani perintah itu di Ruang Oval, Kepala Staf Gedung Putih Reince Pribus menggambarkan perintah itu adalah upaya untuk mengurangi beban ekonomi akibat Undang-Undang Affordable Care 2010.


Partai Republik, yang menguasai senat dan parlemen, menjadikan upaya untuk meninggalkan prestasi domestik Barack Obama sebagai prioritas utama.

Dalam pandangan Partai Republik, Obamacare, yang ingin memastikan jutaan warga AS yang tak memiliki asuransi atau tak mendapat tunjangan kesehatan dari tempat kerja mereka, mendapatkan akses ke layanan kesehatan yang murah.

Kebijakan ini mewarnai perubahan kebijakan menjadi ke arah sosialisme yang banyak digunakan negara-negara Eropa dalam menanggung akses kesehatan warganya.

Namun, langkah pemerintahan Obama sukses memasukkan 20 juta orang ke dalam sistem asuransi, menurunkan angka warga AS yang tak memiliki asuransi dari 16 persen pada 2010 menjadi 8,9 persen tahun lalu.

Presiden Trump menyatakan, kebijakan Obama itu akan disingkirkan dan akan digantikan secara simultan. Sebuah tantangan besar karena sistem layanan kesehatan AS yang sangat rumit.

Sejauh ini hanya sepertiga warga AS yang terjamin asuransi publik. Sistem Medicare hanya melayani warga berusia di atas 65 tahun atau Medicaid untuk warga termiskin.

Separuh warga AS diasuransikan tempat mereka bekerja, sedangkan tujuh persen terlindungi dengan apa yang disebut "pasar individual".

"Pasar individual" ini melayani separuh warga AS yang menjadi wiraswastawan atau karyawan yang tak diasuransikan tempat kerja mereka.

Solusi pemerintahan Obama didasarkan pada konsep bahwa semua orang harus mendapatkan layanan kesehatan dan memberikan subsidi pemerintah bagi mereka yang tak mampu memiliki asuransi.

Namun, sejak awal, para politisi Partai Republik menyebut kebijakan ini terlalu dipaksakan dan memakan biaya besar.



Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
EditorErvan Hardoko
SumberAFP

Terkini Lainnya

Biografi Tokoh Dunia: Cixi, Permaisuri Kontroversial di China

Biografi Tokoh Dunia: Cixi, Permaisuri Kontroversial di China

Internasional
Slovenia Buka Pendaftaran sebagai Mata-mata

Slovenia Buka Pendaftaran sebagai Mata-mata

Internasional
Iran Tak Bakal Bernegosiasi dengan Trump, kecuali...

Iran Tak Bakal Bernegosiasi dengan Trump, kecuali...

Internasional
Istana Filipina: Dirumorkan Masuk Rumah Sakit, Duterte Tertawa

Istana Filipina: Dirumorkan Masuk Rumah Sakit, Duterte Tertawa

Internasional
Fakta Unik Pilot Pionir Charles Lindbergh, Aksi Akrobat hingga Bayinya Diculik

Fakta Unik Pilot Pionir Charles Lindbergh, Aksi Akrobat hingga Bayinya Diculik

Internasional
Mahathir Ucapkan Selamat kepada Presiden Jokowi atas Kemenangan di Pemilu 2019

Mahathir Ucapkan Selamat kepada Presiden Jokowi atas Kemenangan di Pemilu 2019

Internasional
Setelah Capai Puncak, Pemanjat Menara Eiffel Ditangkap 6 Jam Kemudian

Setelah Capai Puncak, Pemanjat Menara Eiffel Ditangkap 6 Jam Kemudian

Internasional
Bayar Orang untuk Serang Kekasih Ratu Kecantikan, Pengusaha Singapura Dibui

Bayar Orang untuk Serang Kekasih Ratu Kecantikan, Pengusaha Singapura Dibui

Internasional
Kalah Pemilu, Partai Buruh Australia Langsung Suksesi Kepemimpinan

Kalah Pemilu, Partai Buruh Australia Langsung Suksesi Kepemimpinan

Internasional
Usai Diperkosa Beramai-ramai, Perempuan Ini Disiram Cairan Asam

Usai Diperkosa Beramai-ramai, Perempuan Ini Disiram Cairan Asam

Internasional
Saat Kampanye, Pidato Trump Berulang Kali Dihentikan Fans yang Pingsan

Saat Kampanye, Pidato Trump Berulang Kali Dihentikan Fans yang Pingsan

Internasional
Saudi Klaim Pemberontak Houthi Kirim Misil ke Mekah

Saudi Klaim Pemberontak Houthi Kirim Misil ke Mekah

Internasional
Seorang Bayi Berusia Sehari Tertinggal di Dalam Taksi

Seorang Bayi Berusia Sehari Tertinggal di Dalam Taksi

Internasional
Filipina Berencana Kembali Larang Warganya Bekerja di Kuwait

Filipina Berencana Kembali Larang Warganya Bekerja di Kuwait

Internasional
Murid SMP Sajikan Crepes Campur Air Kencing dan Sperma ke Gurunya

Murid SMP Sajikan Crepes Campur Air Kencing dan Sperma ke Gurunya

Internasional

Close Ads X