Kompas.com - 02/02/2020, 15:14 WIB

KAIRO, KOMPAS.com - Liga Arab menyatakan penolakan terhadap rencana perdamaian Israel-Palestina yang digagas Presiden AS Donald Trump.

Dalam pertemuan darurat yang digelar di Kairo, Mesir, pada Sabtu (1/2/2020), blok pan-Arab itu menuturkan kesepakatan itu tak bisa menciptakan perdamaian.

Dalam rilisnya seperti diwartakan Al Jazeera, Liga Arab memutuskan untuk menolak rencana perdamaian Trump karena tak memenuhi hak dan aspirasi minimum rakyat Palestina.

Baca juga: Trump Umumkan Rencana Perdamaian Palestina dan Israel, Apa Isinya?

Negara-negara Arab juga sepakat, mereka tidak akan bekerja sama dengan pemerintah AS untuk menerapkan dokumen yang disebut "kesepakatan terbesar abad ini".

Mereka mendesak Israel untuk tidak mengimplementasikan inisiatif tersebut menggunakan kekerasan, dan tetap teguh pada solusi dua negara.

Solusi itu merujuk kepada kesepakatan sebelum Perang Enam Hari 1967, di mana Israel mencaplok Tepi Barat, Jaluar Gaza, dan Yerusalem Timur.

Liga Arab juga menegaskan sikap mereka, bahwa Yerusalem Timur harus menjadi ibu kota negara Palestina di masa mendatang.

Pertemuan darurat itu diadakan atas permintaan Presiden Palestina Mahmoud Abbas, supaya mereka menentukan sikap atas rencana Trump tersebut.

Proposal setebal 181 halaman itu dipaparkan diperkenalkan oleh Presiden 73 tahun itu bersama dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di Gedung Putih.

Di antaranya adalah mengakui kedaulatan Israel berdasarkan wilayah yang diduduki, di mana Israel membangun permukiman.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Sumber Al Jazeera
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.