Kompas.com - 26/02/2020, 17:09 WIB
Wanita Arab Saudi menghadiri sebuah demonstrasi untuk merayakan Hari Nasional ke-87 Arab Saudi ke-87 di Riyadh, Arab Saudi 23 September 2017. REUTERS / Faisal Al NasserWanita Arab Saudi menghadiri sebuah demonstrasi untuk merayakan Hari Nasional ke-87 Arab Saudi ke-87 di Riyadh, Arab Saudi 23 September 2017.

RIYADH, KOMPAS.com - Sejarah tercipta di Arab Saudi. Untuk pertama kalinya, liga sepak bola putri diluncurkan di Negeri "Petrodollar", Selasa (25/2/2020).

Dilansir dari AFP, musim pertama di liga sepak bola putri Arab Saudi berhadiah total 500 ribu riyal (setara dengan Rp1,86 miliar). Usia pesertanya harus di atas 17 tahun.

Untuk penyelenggaraannya, Federasi Olahraga Arab Saudi mengatakan kompetisi ini dihelat di Jeddah, Riyadh, dan Dammam.

"Peluncuran (liga) ini untuk mendukung partisipasi perempuan di olahraga dalam tingkat komunitas, dan meningkatkan pengakuan untuk prestasi mereka di bidang olahraga," ucap federasi.

Kemudian Presiden Federasi Olahraga Arab Saudi, Pangeran Khaled bin Alwaleed bin Talal Al Saud, mengungkapkan liga sepak bola putri adalah permulaan untuk langkah besar demi masa depan negara.

"Ini (liga sepak bola putri) adalah langkah besar demi masa depan negara, kesehatan kita, generasi muda kita, dan ambisi kita untuk mendorong para atlet mencapai kemampuan terbaiknya," ucapnya dikutip dari CNN, Senin (24/2/2020).

Baca juga: Sri Mulyani: Dari Umrah, RI Paling Banyak Kirim Turis ke Arab Saudi

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Adanya liga sepak bola putri ini juga menandai era baru perempuan dalam bidang olahraga, di negara pimpinan Raja Salman tersebut.

Kebijakan melibatkan perempuan di sepak bola ini dimulai Arab Saudi sejak kaum hawa diizinkan menonton pertandingan di stadion pada Januari 2018.

Sebelumnya, pemerintah Negeri "Petrodollar" melarang keras wanita berpartisipasi di arena olahraga.

Putra Mahkota Mohammed bin Salman juga mengumumkan sejumlah reformasi lainnya, seperti mengizinkan konser, membuka bioskop lagi, dan mencabut larangan mengemudi untuk perempuan.

Kebijakan tersebut dilakukan sebagai upaya modernisasi. Demikian yang dikabarkan oleh AFP.

Baca juga: Sempat jadi Buron, Tersangka Penipu Putri Arab Saudi Ditangkap di Palembang

Pemerintah Arab Saudi akhir-akhir ini berada di bawah ancaman pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM).

Halaman:


Video Pilihan

Sumber CNN, AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.