Gig Economy, Bom Waktu yang Sedang Berdetak

Kompas.com - 14/10/2019, 12:48 WIB
Menteri Pemuda dan Olahraga Malaysia, Syed Saddiq bin Syed Abdul Rahman
melakukan dialog pada 1 Oktober 2019 dengan para supir pengiriman makanan. Tim CeritalahMenteri Pemuda dan Olahraga Malaysia, Syed Saddiq bin Syed Abdul Rahman melakukan dialog pada 1 Oktober 2019 dengan para supir pengiriman makanan.

GIG ECONOMY adalah kapitalisme yang paling brutal. Semua orang ingin menciptakan "unicorn" berikutnya – yang otomatis mengganggu bisnis konvensional skala global seperti Airbnb dan Netflix.

Namun, calon juara sering berakhir seperti WeWork, yang gagal melakukan penawaran umum saham perdana (IPO) pada Agustus lalu menunjukkan dugaan adanya penurunan keuntungan sebesar 75 persen dari 40 miliar dollar AS menjadi 10 miliar dollar AS.

Sang pendiri perusahaan yang berambut panjang dan perokok ulung, Adam Neumann, pun raib dengan penuh aib. Menurut laporan media baru-baru ini, kondisi itu bisa menyebabkan krisis keuangan.

Foodpanda, bagian dari grup Delivery Hero yang terdaftar di bursa saham Jerman menghadapi tantangan di Malaysia – sebuah pasar yang diklaim Managing Director lokalnya, Sayantan Das, telah dikuasai 92 persen per Juni 2018.

Baca juga: Foodpanda Berhenti Beroperasi di Indonesia

Baru-baru ini, layanan pengiriman makanan tersebut berusaha mengubah ketentuan pembayaran kepada pengendara sepeda motor yang merupakan aset penting perusahaan.

Hal ini memicu mogok dari para pengendara, serta pengawasan pemerintah di bawah administrasi Pakatan Harapan (PH) Tun Dr. Mahathir Mohamad yang memiliki fokus "berbagi kemakmuran".

Kontroversi tersebut menggarisbawahi besarnya risiko gig economy.

Tim Ceritalah menghadiri dialog emosional antara pengendara Foodpanda dan Menteri Pemuda dan Olahraga Malaysia, beberapa waktu lalu.

Muhammad Hajid, seorang siswa sembilan belas tahun yang kurus dan cerewet, adalah salah satu dari mereka yang hadir di kediaman menteri. Dia menjadi kurir makanan paruh waktu sejak Desember 2018. Dia berharap dapat menanggung biaya kuliah dan membantu ibunya.

Awalnya, menurut Hajid, semua berjalan dengan baik. Dia mengklaim pada September lalu--saat libur semester—dia bisa membawa pulang MYR3000. Itu hasil kerja kerasnya. Hajid mencatat mendapatkan 28 shift dalam sebulan (yang pada dasarnya 315 jam) dan 311 pengiriman.

"Saya berencana untuk melakukan ini penuh waktu karena bayarannya sangat baik," Hajid bercerita.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wanita di China Lempar Anak Kucing karena Tak Dapat 'Refund' dari Toko Hewan

Wanita di China Lempar Anak Kucing karena Tak Dapat "Refund" dari Toko Hewan

Internasional
Bertemu Mahathir, Anwar Ibrahim Kembali Tegaskan akan Jadi PM Malaysia

Bertemu Mahathir, Anwar Ibrahim Kembali Tegaskan akan Jadi PM Malaysia

Internasional
Selamatkan Penumpang, Dokter Ini Isap 800 Ml Urine di Tengah Penerbangan

Selamatkan Penumpang, Dokter Ini Isap 800 Ml Urine di Tengah Penerbangan

Internasional
Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar atas Tuduhan Genosida Rohingya di Sidang PBB

Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar atas Tuduhan Genosida Rohingya di Sidang PBB

Internasional
Tolak Tawaran dari Perusahaan China, Tuvalu Mantap Mendukung Taiwan

Tolak Tawaran dari Perusahaan China, Tuvalu Mantap Mendukung Taiwan

Internasional
'Dibully' Teman Sekelas, Balasan Murid di Malaysia Bikin Kagum Netizen

"Dibully" Teman Sekelas, Balasan Murid di Malaysia Bikin Kagum Netizen

Internasional
Paduan Suara Muslim Thailand Lantunkan 'Doa Perdamaian' untuk Paus Fransiskus

Paduan Suara Muslim Thailand Lantunkan "Doa Perdamaian" untuk Paus Fransiskus

Internasional
Didakwa Korupsi, Perdana Menteri Israel Bersumpah Tidak Akan Mundur

Didakwa Korupsi, Perdana Menteri Israel Bersumpah Tidak Akan Mundur

Internasional
Terlalu Memperhatikan Anaknya, Ibu 17 Tahun Ini Ditembak Mati Tunangan

Terlalu Memperhatikan Anaknya, Ibu 17 Tahun Ini Ditembak Mati Tunangan

Internasional
Perdana Menteri Israel Didakwa Lakukan Korupsi

Perdana Menteri Israel Didakwa Lakukan Korupsi

Internasional
Bocah 12 Tahun Jadi Terdakwa Termuda Demonstrasi di Hong Kong

Bocah 12 Tahun Jadi Terdakwa Termuda Demonstrasi di Hong Kong

Internasional
Hanya Minta Uang Receh, Pengemis di Brasil Ditembak Mati

Hanya Minta Uang Receh, Pengemis di Brasil Ditembak Mati

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Israel Serang Iran di Suriah | Abu Sayyaf Sandera 3 Nelayan Indonesia

[POPULER INTERNASIONAL] Israel Serang Iran di Suriah | Abu Sayyaf Sandera 3 Nelayan Indonesia

Internasional
China Tuduh AS Berusaha 'Menghancurkan' Hong Kong lewat UU HAM dan Demokrasi

China Tuduh AS Berusaha "Menghancurkan" Hong Kong lewat UU HAM dan Demokrasi

Internasional
Berhubungan Seks dengan Remaja 17 Tahun di Mobil Patroli, Mantan Polisi Ini Ditangkap

Berhubungan Seks dengan Remaja 17 Tahun di Mobil Patroli, Mantan Polisi Ini Ditangkap

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X