Gig Economy, Bom Waktu yang Sedang Berdetak

Kompas.com - 14/10/2019, 12:48 WIB
Menteri Pemuda dan Olahraga Malaysia, Syed Saddiq bin Syed Abdul Rahman
melakukan dialog pada 1 Oktober 2019 dengan para supir pengiriman makanan. Tim CeritalahMenteri Pemuda dan Olahraga Malaysia, Syed Saddiq bin Syed Abdul Rahman melakukan dialog pada 1 Oktober 2019 dengan para supir pengiriman makanan.

Mary France Pascua Bal’ot, seorang perempuan berumur 32 tahun yang membantu ibunya untuk mendapat biaya pemesanan, bercerita bahwa dia menerima kompensasi per kilometer serta 20 persen dari biaya pesanan.

Istilah-istilah itu terdengar mewah jika dibandingkan dengan yang ditawarkan di Malaysia dan bahkan Indonesia.

Di Vietnam, perhitungannya bahkan lebih sederhana dan lebih murah hati. Saat ini, Grabfood membayar 60 persen dari ukuran pesanan.

Di Indonesia, setelah kekacauan yang cukup besar, pihak berwenang harus turun tangan. Pemerintah memaksa dua 'decacorn' besar, GoJek dan Grab, untuk mengakhiri perang diskon besar-besaran.

Menariknya, Foodpanda ditutup di Indonesia pada 2016. Memang, tampaknya layanan pengiriman makanan mandiri rentan di pasar yang didominasi layanan transportasi sepeda motor.

Untuk Gojek, layanan pengiriman makanan hanyalah satu dari banyak jasa yang mereka tawarkan.

Menurut Presiden Gojek Group, Andre Soelistyo, layanan pengiriman makanan, GoFood, merupakan permintaan terbesar kedua di dunia, di luar China, dengan lebih dari 15 juta makanan dikirim sejak awal.

Dengan otoritas Malaysia yang tengah mempertimbangkan masuknya perusahaan layanan transportasi, GoJek, masa depan bisa jadi makin kurang menjanjikan untuk Foodpanda.

Para pengemudi perlu menyadari bahwa mereka hanyalah roda kecil dalam kontes global raksasa yang bermodal besar.

Para raksasa yang berkontestasi akan mengubah strategi dan sumber daya antarpasar sesuka hati. Bahkan para politisi dan pemerintah sering terperangkap oleh kecepatan perubahan ini.

Kini, dalam era gig economy, bisa dimengerti jika orang seperti Muhammad Hajid mulai khawatir dengan masa depan pekerjaan kurir makanan apakah bisa menjanjikan dan berkelanjutandalan. 

Ketentuan pembayaran, komisi, bonus akan terus berubah dan bahkan bisa hilang - terutama karena teknologi makin canggih dan semakin dapat diandalkan!

Ingat itu semua adalah tentang uang.

 

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pelaku Baku Tembak New Jersey Sengaja Targetkan Supermarket Yahudi

Pelaku Baku Tembak New Jersey Sengaja Targetkan Supermarket Yahudi

Internasional
Melawan Saat Diperkosa, Gadis 23 Tahun di India Dibakar Hidup-hidup

Melawan Saat Diperkosa, Gadis 23 Tahun di India Dibakar Hidup-hidup

Internasional
Tanggapi Isu Pemakzulan, Trump Digambarkan Tim Kampanye sebagai Thanos

Tanggapi Isu Pemakzulan, Trump Digambarkan Tim Kampanye sebagai Thanos

Internasional
Di Pengadilan PBB, Aung San Suu Kyi Bantah Myanmar Lakukan Genosida atas Rohingya

Di Pengadilan PBB, Aung San Suu Kyi Bantah Myanmar Lakukan Genosida atas Rohingya

Internasional
Mahathir Siratkan Serahkan Kekuasaan ke Anwar Ibrahim Setelah KTT APEC 2020

Mahathir Siratkan Serahkan Kekuasaan ke Anwar Ibrahim Setelah KTT APEC 2020

Internasional
Dua Pasal Pemakzulan Trump Resmi Dirilis, Apa Isinya?

Dua Pasal Pemakzulan Trump Resmi Dirilis, Apa Isinya?

Internasional
Kisah Azura Luna, WNI asal Kediri yang Disebut Lakukan Penipuan di Hong Kong

Kisah Azura Luna, WNI asal Kediri yang Disebut Lakukan Penipuan di Hong Kong

Internasional
Hadir di Sidang PBB, Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar soal Tuduhan Genosida Rohingya

Hadir di Sidang PBB, Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar soal Tuduhan Genosida Rohingya

Internasional
Buntut Penembakan Pangkalan AL Pensacola, AS Tangguhkan Pelatihan bagi Militer Arab Saudi

Buntut Penembakan Pangkalan AL Pensacola, AS Tangguhkan Pelatihan bagi Militer Arab Saudi

Internasional
Baku Tembak 'Panas' Terjadi di New Jersey, 6 Orang Tewas

Baku Tembak "Panas" Terjadi di New Jersey, 6 Orang Tewas

Internasional
Gara-gara Tanggal Wisuda, Calon Sarjana Usia 9 Tahun Ini Keluar dari Universitas

Gara-gara Tanggal Wisuda, Calon Sarjana Usia 9 Tahun Ini Keluar dari Universitas

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] China Larang Kantor Pemerintah Pakai Komputer Asing | Penembakan Massal di Rumah Sakit Ceko

[POPULER INTERNASIONAL] China Larang Kantor Pemerintah Pakai Komputer Asing | Penembakan Massal di Rumah Sakit Ceko

Internasional
Menlu Retno Ajak Guatemala Gabung CPOPC

Menlu Retno Ajak Guatemala Gabung CPOPC

Internasional
Erdogan: Jika Diundang, Turki Bakal Kerahkan Pasukan ke Libya

Erdogan: Jika Diundang, Turki Bakal Kerahkan Pasukan ke Libya

Internasional
Penembakan Massal di Rumah Sakit Ceko, 6 Orang Tewas

Penembakan Massal di Rumah Sakit Ceko, 6 Orang Tewas

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X