Taliban dan Pakistan Desak Trump Lanjutkan Pembicaraan Perdamaian Afghanistan

Kompas.com - 03/10/2019, 17:04 WIB
Tentara keamanan Afghanistan memeriksa lokasi serangan bom mobil yang dilancarkan Taliban di Kabul, pada 2 Juli 2019. AFP/WAKIL KOHSARTentara keamanan Afghanistan memeriksa lokasi serangan bom mobil yang dilancarkan Taliban di Kabul, pada 2 Juli 2019.

ISLAMABAD, KOMPAS.com - Kelompok Taliban, bersama dengan pejabat Pakistan, mendesak kepada Presiden Amerika Serikat Donald Trump agar melanjutkan pembicaraan perdamaian Afghanistan.

Proses pembicaraan dengan Taliban untuk perdamaian Afghanistan sempat dihentikan oleh Trump bulan lalu, setelah terjadi serangan bom yang menewaskan 12 orang, termasuk seorang tentara AS, di Kabul.

"Kedua belah pihak sepakat tentang perlunya dilanjutkan proses perdamaian," kata kantor luar negeri Pakistan dalam pernyataan, Kamis (3/10/2019), setelah Menlu Pakistan Shah Mehmood Qureshi bertemu dengan delegasi Taliban di Islamabad.

Sebelum dihentikan, perundingan untuk mengakhiri perang di Afghanistan itu sebenarnya sudah mencapai kesepakatan antara AS dengan Taliban, dan hanya menunggu persetujuan Trump.


Baca juga: Di Peringatan 18 Tahun Tragedi 9/11, Trump Berjanji Hantam Taliban Lebih Keras

Dalam kesepakatan itu dikatakan bahwa AS dan pasukan asing lainnya bakal meninggalkan Afghanistan dengan imbalan jaminan keamanan dari Taliban.

Kedutaan besar AS di ibu kota Pakistan tidak segera memberi komentar atas desakan dari Taliban.

Pertemuan antara pejabat Taliban dengan Pakistan itu terjadi saat Zalmay Khalilzad, utusan AS untuk perundingan damai Afghanistan, juga mengunjungi Islamabad untuk menggelar pembicaraan dengan pemerintah Pakistan.

Tidak segera jelas apakah Khalilzad juga akan bertemu dengan perwakilan kelompok Taliban.

Trump pekan lalu juga telah bertemu dengan Perdana Menteri Pakistan Imran Khan di sela-sela agenda Sidang Umum PBB di New York.

Baca juga: Taliban: Ada 2 Cara Mengakhiri Pendudukan di Afghanistan, Jihad atau Negosiasi

"Jeda dalam pertumbahan darah akan membantu memperlancar jalan menuju kesepakatan," kata Shah Mehmood Qureshi.

"Ditekankan bahwa pengurangan kekerasan oleh semua pihak dalam konflik sangat diperlukan," tambahnya dalam pernyatan kementerian, seraya menambahkan langkah seperti itu akan membantu percepatan dimulainya kembali upaya perdamaian.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Saya Tak Ingin Mati, Saya Ingin Melihat Mereka Dihukum Mati'

"Saya Tak Ingin Mati, Saya Ingin Melihat Mereka Dihukum Mati"

Internasional
Beredar Foto Tentara Arab Saudi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola

Beredar Foto Tentara Arab Saudi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola

Internasional
Trump Tak Akan Masukkan Kartel Narkoba Meksiko sebagai Teroris

Trump Tak Akan Masukkan Kartel Narkoba Meksiko sebagai Teroris

Internasional
Dibakar Hidup-hidup oleh Si Pemerkosa, Gadis 23 Tahun di India Tewas

Dibakar Hidup-hidup oleh Si Pemerkosa, Gadis 23 Tahun di India Tewas

Internasional
Terungkap, Pelaku Penembakan Pangkalan AL Pensacola Sebut AS 'Negara Iblis'

Terungkap, Pelaku Penembakan Pangkalan AL Pensacola Sebut AS "Negara Iblis"

Internasional
Jenazah Pelaku Teror London Bridge yang Tewaskan 2 Orang Dikuburkan di Pakistan

Jenazah Pelaku Teror London Bridge yang Tewaskan 2 Orang Dikuburkan di Pakistan

Internasional
Inilah Identitas Tentara Arab Saudi yang Jadi Pelaku Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola

Inilah Identitas Tentara Arab Saudi yang Jadi Pelaku Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Peringatan China kepada AS | Jokowi Dapat Penghargaan Asian of the Year

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Peringatan China kepada AS | Jokowi Dapat Penghargaan Asian of the Year

Internasional
Berhenti Menari di Pesta Pernikahan, Wanita India Ditembak di Wajah

Berhenti Menari di Pesta Pernikahan, Wanita India Ditembak di Wajah

Internasional
Pria di China Ini Gores Cat Mobil BMW Supaya Sang Ayah Membelikan

Pria di China Ini Gores Cat Mobil BMW Supaya Sang Ayah Membelikan

Internasional
Tentara Arab Saudi Diduga Jadi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola, Raja Salman Bereaksi

Tentara Arab Saudi Diduga Jadi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola, Raja Salman Bereaksi

Internasional
3 Tewas dalam Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola, Pelaku Diduga Tentara Arab Saudi

3 Tewas dalam Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola, Pelaku Diduga Tentara Arab Saudi

Internasional
Ini Cara Indonesia Dorong Terwujudnya Demokrasi Inklusif di Dunia

Ini Cara Indonesia Dorong Terwujudnya Demokrasi Inklusif di Dunia

Internasional
Indonesia dan Australia Sepakat Hormati Integritas Wilayah

Indonesia dan Australia Sepakat Hormati Integritas Wilayah

Internasional
Iran Diam-diam Pindahkan Rudalnya ke Irak lewat Demonstrasi

Iran Diam-diam Pindahkan Rudalnya ke Irak lewat Demonstrasi

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X