Kompas.com - 24/09/2019, 16:55 WIB

KABUL, KOMPAS.com - Insiden serangan salah sasaran terjadi di Afghanistan, di mana pasukan pemerintah yang mengincar Taliban malah menghantam pesta pernikahan.

Akibatnya, 40 warga sipil dilaporkan tewas dalam serangan yang berlangsung di Distrik Musa Qala, Provinsi Helmand, pada Minggu malam (22/9/2019).

Baca juga: Salah Sasaran, Serangan Drone yang Incar Anggota ISIS Tewaskan 9 Warga Sipil di Afghanistan

Ucapan belasungkawa disampaikan oleh juru bicara kepresidenan Afghanistan, Sediq Sediqqi, sebagaimana diberitakan CNN Senin (23/9/2019).

"Kami sangat menyesalkan ada warga sipil yang tewas meski Presiden (Ashraf) Ghani berulang kali menyampaikan kehati-hatian ketika melaksanakan operasi militer," ujar Sediqqi.

Juru bicara pemerintah provinsi Omar Zwak menerangkan, Kabul sudah mengirim delegasi untuk menginvestigasi, dengan Kementerian Pertahanan bakal memberikan perkembangan ke media.

Warga lokal yang dikutip kementerian pertahanan menuturkan, awalnya pasukan pemerintah mengincar persembunyian Taliban di sebelah gedung pernikahan.

Selain 40 warga sipil yang tewas, serangan itu juga membunuh 22 anggota asing Taliban. Kemudian 14 anggota Taliban ditahan, termasuk lima warga Pakistan.

Kemenhan Afghanistan juga menyatakan, gudang berisi bahan pasokan dan peralatan yang dipakai oleh Taliban juga hancur dalam serangan tersebut.

Serangan terhadap Taliban semakin intensif jelang pemilihan presiden 28 September mendatang, di mana kelompok itu mengincar pemilihan.

Taliban memperingatkan warga Afghanistan untuk tidak memilih, yang mereka buktikan dengan serangkaian bom bunuh diri pada pekan lalu.

Di Provinsi Parwan, sebuah bom bunuh diri menghantam kampanye di mana Ghani dijadwalkan berbicara, dan membunuh 26 orang serta melukai 42 lainnya.

Dalam insiden berbeda beberapa jam kemudian, bom bunuh diri kembali meledak dekat Kedutaan Besar AS di Kabul, dan menewaskan 22 orang.

Peristiwa yang juga dikabarkan terjadi di Jalalabad, kawasan timur Afghanistan, dengan empat orang tewas. Di Qalat, 37 orang tewas akibat serangan serupa.

Baca juga: Kampanye Presiden Afghanistan Diserang Bom Bunuh Diri Taliban, 24 Orang Tewas

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Sumber CNN
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.