Salah Sasaran, Serangan Drone yang Incar Anggota ISIS Tewaskan 9 Warga Sipil di Afghanistan

Kompas.com - 19/09/2019, 21:04 WIB
Ilustrasi drone. SHUTTERSTOCKIlustrasi drone.

KHOGYANI, KOMPAS.com - Sedikitnya sembilan warga sipil dilaporkan tewas akibat serangan drone di Afghanistan, pada Kamis (19/9/2019).

Serangan pesawat tak berawak itu telah menghantam distrik Khogyani di provinsi Nangarhar, Afghanistan timur.

Disampaikan Gubernur distrik Shamsul Haq, selain sembilan warga sipil yang menjadi korban tewas, sebanyak enam orang lainnya dilaporkan mengalami luka-luka.

Menurut juru bicara kepolisian Nangarhar, Mubarez Atal, serangan tersebut seharusnya menargetkan anggota ISIS.

Baca juga: Pesta Pernikahan di Afghanistan Diguncang Bom Bunuh Diri, 63 Orang Tewas

"Serangan itu seharusnya menargetkan para anggota ISIS, tetapi telah secara keliru menyerang warga sipil," kata Atal, dikutip AFP.

Amerika Serikat menjadi satu-satunya anggota koalisi internasional di Afghanistan yang dapat memberikan dukungan serangan udara dalam konflik.

Kendati demikian, belum ada tanggapan langsung dari pihak AS, baik pasukan di Afghanistan, PBB, maupun NATO.

Wakil juru bicara Kementerian Pertahanan Afghanistan Fawad Aman mengatakan bahwa kementerian sedang menyelidiki laporan insiden serangan itu.

Baca juga: AS Janji Bakal Tarik 5.000 Tentara dan Tutup 5 Pangkalan Militernya di Afghanistan

Dikatakan Jandar Khan, seorang warga setempat, para korban serangan drone tersebut bukan anggota ISIS maupun kelompok militan lainnya. "Mereka hanya buruh biasa," ujarnya.

Kelompok teroris ISIS maupun gerakan Taliban diketahui masih aktif melakukan aktivitas di Nangarhar, yang berbatasan langsung dengan Pakistan.

Halaman:


Sumber AFP
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X