Demo di Hong Kong, Kapankah Berakhir?

Kompas.com - 12/08/2019, 18:28 WIB
Seorang polisi mengarahkan senjata api saat bentrok dengan pengunjuk rasa anti rancangan undang-undang ekstradisi yang mengelilingi sebuah kantor polisi dimana pengunjuk rasa yang ditangkap ditahan di Hong Kong, China, Selasa (30/7/2019). ANTARA FOTO/REUTERS/TYRONE SIUSeorang polisi mengarahkan senjata api saat bentrok dengan pengunjuk rasa anti rancangan undang-undang ekstradisi yang mengelilingi sebuah kantor polisi dimana pengunjuk rasa yang ditangkap ditahan di Hong Kong, China, Selasa (30/7/2019).

HONG KONG, KOMPAS.com - Aksi demo di Hong Kong, yang ditandai bentrokan dengan aparat maupun menduduki bandara, sudah berlangsung selama 10 pekan berturut-turut.

Pendemo penentang pemerintah sudah mengajukan lima tuntutan. Di antaranya adalah penarikan UU Ekstradisi yang kontroversial, dan menyelidiki cara polisi menangani aksi protes.

Dengan demo di Hong Kong yang sudah berlangsung lebih dari dua bulan, terdapat satu pertanyaan yang timbul: kapankah akan berakhir? Berikut penjelasannya dikutip ABC Minggu (11/8/2019).

Baca juga: 5.000 Pengunjuk Rasa Padati Bandara Hong Kong, Seluruh Sisa Penerbangan Dibatalkan


Tak Ada Kompromi

Zhang Xiaoming, kepala Kantor China Macau dan Hong Kong (HKMAO) menolak tuntutan yang diberikan pendemo, namun mempertimbangkan penyelidikan setelah demonstrasi berhenti.

Dia mengatakannya di hadapan sekitar 500 pejabat pro-Hong Kong. Termasuk di antaranya politisi, pengusaha, hingga tokoh berpengaruh di kota perbatasan Shenzhen.

"Pemerintah pusat sangat khawatir dengan situasi di Hong Kong, dan sudah membuat rencana level strategis serta membuat gambaran penuhnya," kata Zhang.

Beijing menuntut supaya para pengunjuk rasa memberikan dukungan bagi Kepala Eksekutif Carrie Lam dan Kepolisian Hong Kong. Pesannya jelas: tak ada kompromi.

Antony Dapiran, pengacara sekaligus penulis buku City of Protest: A Recent History of Dissent in Hong Kong berujar, jarak antara pemerintah dengan warganya makin lebar.

"Dan jika tidak ada upaya untuk memperpendek jarak tersebut, maka pengunjuk rasa bakal terus menerus turun ke jalan," kata pengacara yang berbasis di Hong Kong itu.

Sejak dimulai pada awal Juni lalu, eskalasi aksi protes di Hong Kong makin meningkat dengan bentrok antara polisi dan pendemo dan berdampak pada lalu lintas hingga penerbangan.

Halaman:
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Sumber ABCNews
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Trump: Kelihatannya Iran Dalang Serangan Drone ke Pabrik Minyak Saudi, Aramco

Trump: Kelihatannya Iran Dalang Serangan Drone ke Pabrik Minyak Saudi, Aramco

Internasional
Di Hari Libur, Penata Rambut Norah Jones Ini Potong Rambut Gelandangan Secara Gratis

Di Hari Libur, Penata Rambut Norah Jones Ini Potong Rambut Gelandangan Secara Gratis

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Iran Siap Perang | Artis Indonesia Tiga Setia Gara Jadi Korban KDRT di AS

[POPULER INTERNASIONAL] Iran Siap Perang | Artis Indonesia Tiga Setia Gara Jadi Korban KDRT di AS

Internasional
Bocah 10 Tahun Ini Dipaksa Menikah dengan Sepupu yang Berumur 22 Tahun

Bocah 10 Tahun Ini Dipaksa Menikah dengan Sepupu yang Berumur 22 Tahun

Internasional
Kim Jong Un Undang Trump ke Ibu Kota Korea Utara Pyongyang

Kim Jong Un Undang Trump ke Ibu Kota Korea Utara Pyongyang

Internasional
AS Tunjukkan Bukti Iran Dalang Serangan Drone ke Pabrik Minyak Saudi Aramco

AS Tunjukkan Bukti Iran Dalang Serangan Drone ke Pabrik Minyak Saudi Aramco

Internasional
Biarkan Ibu Hamil Turun dari Pintu Depan, Sopir Bus Ini Dihajar sampai Pingsan

Biarkan Ibu Hamil Turun dari Pintu Depan, Sopir Bus Ini Dihajar sampai Pingsan

Internasional
Polisi Meksiko Temukan 44 Jenazah Dimutilasi di 119 Kantong Sampah

Polisi Meksiko Temukan 44 Jenazah Dimutilasi di 119 Kantong Sampah

Internasional
Jika AS Ingin Gelar Perundingan Pelucutan Senjata Nuklir, Ini yang Diminta Korea Utara

Jika AS Ingin Gelar Perundingan Pelucutan Senjata Nuklir, Ini yang Diminta Korea Utara

Internasional
Viral, Artis Indonesia Bernama Tiga Setia Gara Menangis karena Disiksa Suami di AS

Viral, Artis Indonesia Bernama Tiga Setia Gara Menangis karena Disiksa Suami di AS

Internasional
Drone Serang Fasilitas Saudi Aramco: Harga Minyak Melambung hingga Iran Siap Perang

Drone Serang Fasilitas Saudi Aramco: Harga Minyak Melambung hingga Iran Siap Perang

Internasional
Si Istri yang Berusia 73 Tahun Melahirkan Bayi Kembar, Pria Ini Kena Serangan Jantung

Si Istri yang Berusia 73 Tahun Melahirkan Bayi Kembar, Pria Ini Kena Serangan Jantung

Internasional
Tanggapi Serangan Drone ke Pabrik Minyak Saudi Aramco, Trump: AS Siap Menembak

Tanggapi Serangan Drone ke Pabrik Minyak Saudi Aramco, Trump: AS Siap Menembak

Internasional
Sedang Memancing, Pria Ini Dapatkan Ikan Bermata Besar 'Mirip Dinosaurus'

Sedang Memancing, Pria Ini Dapatkan Ikan Bermata Besar "Mirip Dinosaurus"

Internasional
Dituduh AS Serang Pabrik Minyak Arab Saudi, Iran Siap Perang

Dituduh AS Serang Pabrik Minyak Arab Saudi, Iran Siap Perang

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X