Positif Virus Corona, Anjing Peliharaan di Hong Kong Dikarantina

Kompas.com - 28/02/2020, 15:31 WIB
Pengguna jalan mengenakan masker melintas di jalanan Hong Kong di tengah masa liburan Tahun Baru Imlek pada 27 Januari 2020. Saat ini, China tengah dihantam virus corona yang sudah membunuh lebih dari 100 orang. AFP/ANTHONY WALLACEPengguna jalan mengenakan masker melintas di jalanan Hong Kong di tengah masa liburan Tahun Baru Imlek pada 27 Januari 2020. Saat ini, China tengah dihantam virus corona yang sudah membunuh lebih dari 100 orang.

SEOUL, KOMPAS.com - Seekor anjing peliharaan di Hong Kong dilaporkan harus dikarantina setelah terinfeksi virus corona level rendah, dan menjadi kasus pertama di kota itu.

Departemen Pertanian, Perikanan, dan Konservasi menyatakan, pemilik hewan itu adalah perempuan berusia 60 tahun yang juga positif terkena virus.

Baca juga: Korban Meninggal Virus Corona di China Capai 44 Orang, Terendah dalam Sebulan Terakhir

Dalam keterangan resmi seperti dilansir AFP Jumat (28/2/2020), anjing yang berada di pusat penampungan hewan itu sama sekali tidak menunjukkan gejala.

"Tetapi setelah diambil sampel di rongga hidung dan secara oral, binatang itu menderita virus corona di level lemah," ujar departemen.

Perwakilan departemen yang menerangkan temuan tersebut tidak membeberkan mengapa mereka memutuskan untuk memeriksa anjing itu.

Si anjing segera diambil pada Rabu (26/2/2020), setelah pemiliknya positif menderita Covid-19, nama penyakit akibat virus itu, dan ditempatkan di ruang isolasi.

Binatang itu akan dimonitor secara serius, dan bakal dilakukan tes lanjutan apakah benar anjing itu terserang virus, atau dampak kontaminasi dari mulut dan hidungnya.

Tidak terdapat bukti bahwa binatang seperti anjing dan kucing bisa mengidap dan menularkan virus dengan nama resmi SARS-Cov-2 kepada manusia.

Meski begitu, otoritas Hong Kong menyatakan bahwa hewan peliharaan dari pasien Covid-19 harus menjalani karantina selama 14 hari.

Salah satu pusat finansial dunia itu sudah melaporkan adanya 93 kasus, dengan dua korban meninggal pada awal Februari ini.

Adapun penyakit yang berasal dari Wuhan, China, pada Desember 2019 itu sudah menginfeksi lebih dari 83.000 di seluruh dunia.

Baca juga: Cegah Virus Corona, Pemerintah Rusia Tangkap Anjing dan Kucing Liar Sekaligus Basmi Tikus

Baca tentang


Sumber AFP
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X