Pakistan Akhiri Pembatasan Wilayah Udaranya untuk Penerbangan Sipil

Kompas.com - 16/07/2019, 15:48 WIB
Ilustrasi wilayah udara Pakistan. SHUTTERSTOCKIlustrasi wilayah udara Pakistan.

ISLAMABAD, KOMPAS.com - Pakistan kembali membuka wilayah udaranya untuk penerbangan sipil setelah sempat diberlakukannya pembatasan selama berbulan-bulan akibat adanya perselisihan dengan negara tetangganya, India.

Pembukaan kembali wilayah udara Pakistan itu akan segera berefek untuk semua jenis lalu lintas sipil pada rute layanan lalu lintas udara (ATS) yang dipublikasikan.

Demikian menurut pemberitahuan Notice to Airmen (NOTAM) yang dirilis di situs Otoritas Penerbangan Sipil Pakistan (PCAA), Selasa (16/7/2019).

Baca juga: Pakistan Telah Buka Kembali Wilayah Udaranya secara Penuh

Dilansir Reuters, pembatasan wilayah udara Pakistan yang berlangsung selama berbulan-bulan telah memaksa ratusan rute penerbangan komersial maupun kargo dari berbagai maskapai internasional untuk mengambil rute memutar yang menambah lama penerbangan dan penggunaan bahan bakar.

Karenanya keputusan PCAA dalam membuka kembali wilayah udara Pakistan untuk penerbangan sipil disambut baik maskapai penerbangan internasional.

"Penerbangan sudah mulai menggunakan rute udara tertutup, membawa keringanan signifikan bagi pihak maskapai," kata Kementerian Penerbangan Sipil India, menegaskan tidak ada lagi pembatasan wilayah udara di antara kedua negara.

Pakistan menutup wilayah udaranya untuk penerbangan sipil sejak Februari, setelah insiden serangan kelompok militan di area Kashmir yang dikuasai India, memicu perselisihan bersenjatan antara kedua negara berkekuatan nuklir.

Kedua negara saling melancarkan serangan udara di wilayah musuh, bahkan sempat terlibat perang pesawat tempur di atas Kashmir, yang berujung jatuhnya sebuah jet tempur India.

Selama konflik kekerasan yang terjadi, bandara Pakistan sempat ditutup namun segera kembali beroperasi sebagian setelah krisis berlalu, tetapi pembatasan tetap diberlakukan dan mempengaruhi banyak maskapai penerbangan internasional yang melalui wilayah udara Pakistan.

Baca juga: Jet Tempur India Jatuh Dekat Perbatasan Pakistan Usai Diserang Burung



Sumber Reuters
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X