Kompas.com - 08/03/2019, 21:36 WIB

NEW DELHI, KOMPAS.com - Sebuah jet tempur India dilaporkan jatuh di gurun dekat perbatasan dengan Pakistan, Jumat (8/3/2019).

Namun insiden jatuhnya pesawat temput Angkatan Udara India kali ini disebut tidak berkaitan dengan ketegangan yang sedang meningkat dengan Pakistan.

Jet tempur MiG-21 buatan Rusia, yang telah berusia tua dan kerap mengalami kecelakaan itu, dilaporkan kehilangan kendali dan terjatuh setelah bertabrakan dengan burung.

"Hasil masukan awal mengindikasikan kemungkinan penyebab kecelakaan jet tempur kali ini adalah burung yang menabrak setelah pesawat lepas landas," kata Angkatan Udara dalam pernyataannya, dikutip AFP.

Baca juga: Pakistan Umumkan Tembak Jatuh 2 Jet Tempur India

Ditambahkan dalam pernyataan tersebut, jet tempur jatuh saat menjalani misi rutin di negara bagian Rajasthan. Tidak ada korban jiwa karena pilot sempat menyelamat diri menggunakan kursi pelontar.

Sebelumnya, jet tempur India juga telah jatuh usai ditembak militer Pakistan, dalam pertempuran udara di tengah peningkatan ketegangan antara kedua negara di wilayah Kashmir.

Seorang pilot yang menerbangkan pesawat tersebut sempat ditahan militer Pakistan, namun segera dibebaskan sehari kemudian dalam apa yang disebut Perdana Menteri Imran Khan sebagai upaya damai.

Ketegangan antara Islamabad dengan New Delhi meningkat setelah India melancar serangan udara ke lokasi markas pelatihan kelompok ekstremis Jaish-e-Mohammad pada 26 Februari lalu.

Serangan itu sebagai antisipasi ancaman teror bom bunuh diri, serta sebagai balasan atas aksi teror di Kasmir yang menewaskan 40 paramiliter India pada 14 Februari.

Serangan udara itu menjadi yang pertama kalinya dilancarkan India di luar wilayah Kashmir yang dikendalikan New Delhi, sejak 1971.

Hubungan kedua negara hingga saat ini masih memanas dengan masing-masing pihak mengklaim telah menggagalkan upaya pelanggaran wilayah satu sama lain.

Baca juga: Pakistan Tuduh Jet Tempur India Langgar Batas Udara di Wilayah Kashmir

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.