Kompas.com - 29/06/2019, 17:51 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump berbicara dengan Pangeran Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman saat foto bersama dengan pemimpin lainnya dalam Konferensi Tingkat Tinggi G20 di Osaka, Jepang, Jumat (28/6/2019). ANTARA FOTO/Reuters/KEVIN LAMARQUEPresiden Amerika Serikat Donald Trump berbicara dengan Pangeran Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman saat foto bersama dengan pemimpin lainnya dalam Konferensi Tingkat Tinggi G20 di Osaka, Jepang, Jumat (28/6/2019).

OSAKA, KOMPAS.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan, dia begitu marah terhadap kasus pembunuhan yang menimpa jurnalis Arab Saudi, Jamal Khashoggi.

Meski begitu di sela pertemuan KTT G20 yang diselenggarakan di Osaka, Jepang, Trump menyebut tidak ada yang "mengacungkan jari" kepada Saudi.

Baca juga: Tim Pembunuh Khashoggi Sempat Berdiskusi Cara Membawa Jenazahnya

Komentar Trump itu muncul setelah pakar PBB merilis laporan bahwa Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman (MBS) tidak mungkin tak mengetahui pembunuhan itu.

Khashoggi yang dikenal sebagai pengkritik utama MBS dibunuh oleh tim beranggotakan 15 orang ketika mengurus dokumen pernikahan di Konsulat Saudi di Istanbul, Turki, 2 Oktober 2018.

"Saya sangat marah dan tidak senang dengan kasus itu," kata Trump kepada wartawan ketika ditanyakan apakah dia membahas kasus itu dengan MBS di pertemuan G20.

"Namun, sejauh ini tidak ada yang mengacungkan jarinya langsung kepada rasa masa depan Arab Saudi itu," terang presiden 73 tahun itu dikutip AFP Sabtu (29/6/2019).

Trump melanjutkan, Saudi sudah menangani kasus itu secara serius. Merujuk kepada pengadilan yang dikritik karena tidak transparan tanpa menyebutkan nama pelaku.

"Mereka adalah sekutu yang hebat," kata Trump yang tetap menjalin pertemanan dengan MBS, bahkan menghujaninya dengan pujian dalam pertemuan Sabtu.

Baca juga: Sebelum Dibunuh, Khashoggi Sempat Disebut sebagai Hewan Kurban



Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X