Kompas.com - 31/05/2019, 12:52 WIB

MEKKAH, KOMPAS.com - Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz menyerukan kepada negara-negara Arab bertindak menghadapi tindakan kriminal Iran.

Pernyataan Raja Saudi itu muncul di awal dua KTT darurat yang dilangsungkan di Mekkah dan mendapat dukungan dari hampir semua kerajaan Teluk dan negara-negara Arab, kecuali Irak.

"Tidak adanya respons tegas dan mengancam terhadap atindakan sabotase Iran di wilayah itu telah mendorong negara tersebut untuk melanjutkan dengan lebih kuat, seperti yang kita lihat hari ini," kata Raja Salman.

"Tindakan kriminal negara itu (Iran) baru-baru ini mengharuskan kita semua untuk secara serius bekerja menjaga keamanan dan pencapaian GCC (Dewan Kerja Sama Teluk)," tambahnya, merujuk pada serangan terhadap instalasi minyak Teluk.

Baca juga: Raja Salman Kumpulkan Para Pemimpin Negara Arab di Saudi

Raja Salman juga meminta komunitas internasional untuk menggunakan "segala cara" untuk menahan kekuatan Iran.

Arab Saudi menjadi tuan rumah pertemuan puncak yang digelar untuk membahas situasi di wilayah Teluk, menyusul peningkatan ketegangan setelah serangan drone ke stasiun pompa minyak di Saudi dan sabotase kapal tanker di lepas pantai UEA.

KTT tersebut tampaknya ingin memobilisasi upaya mengisolasi rezim Iran di tengah kekhawatiran konfrontasi militer.

Tetapi Irak, yang terjebak di antara dua sekutunya, AS dan Iran, memilih menolak pernyataan akhir negara-negara Arab yang mengecam perilaku Teheran di kawasan Teluk.

Baghdad telah menawarkan untuk menjadi penengah antara Washington dan Teheran dengan memperingatkan risiko perang di tengah ketegangan yang meningkat.

Sementara sebelumnya, Menteri Luar Negeri Arab Saudi, Ibrahim al-Assaf mengatakan dalam pertemuan menjelang KTT di Jeddah, bahwa "serangan" Iran tersebut harus ditangani dengan "kekuatan dan ketegasan".

Baca juga: Saudi Ajak Negara Islam untuk Menolak Gangguan Iran

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.