Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Seberapa Kuat Militer Iran?

Kompas.com - 15/04/2024, 18:57 WIB
Paramita Amaranggana,
Egidius Patnistik

Tim Redaksi

HUBUNGAN Israel dan Iran memanas sejak Iran meluncurkan serangan udara besar-besaran ke Israel pada Sabtu (13/4/2024) malam. Serangan itu merupakan balasan terhadap serangan ke konsulat Iran di Damaskus, Suriah, yang diduga merupakan bagian dari operasi militer Israel.

Sebanyak 170 pesawat terbang tanpa awak (drone) dan 120 misil ditembakkan ke Israel pada Sabtu malam itu. Juru bicara Pasukan Pertahanan Israel mengatakan, sebanyak 350 roket telah ditembakkan dari Iran, Irak, Yaman, dan Hezbollah di Lebanon ke Israel.

Walau jumlah yang ditembakkan sangat banyak, militer Israel melaporkan hanya sedikit yang berhasil mencapai wilayah Israel karena 99 persen dari jumlah itu telah dicegat oleh sistem pertahanan udara Israel dan sekutunya. Sekalipun ada yang sampai ke wilayah Israel, dampak yang diberikan juga terhitung sangat ringan. Inilah mengapa serangan Iran ke Israel dikatakan oleh banyak pihak sebagai percobaan serangan yang gagal.

Baca juga: Apa yang Akan Terjadi jika Israel Serang Iran?

Meski dikatakan gagal, besarnya serangan yang Iran luncurkan tidak dapat diabaikan. Seperti apakah kekuatan militer Iran?

Kekuatan Militer Iran

Atlantic Council menulis, Iran sebentar lagi akan menggantikan posisi Rusia sebagai negara eksportir senjata terbesar di dunia. Walau masih merupakan prediksi, ini bukan sesuatu yang tidak mungkin karena faktanya Iran memang memiliki persenjataan yang luar biasa. Bahkan, Iran tercatat memiliki gudang rudal balistik dan pesawat tanpa awak terbesar di Timur Tengah.

Tahun 2020, Iran diperkirakan memiliki ribuan rudal dengan beragam jenis, ada yang memiliki jangkauan lebih dari 2.000 kilometer. Senjata-senjata ini memiliki kapasitas dan jangkauan untuk mencapai sasaran apapun di Timur Tengah, hingga Israel sekalipun. Iran juga diperkirakan memiliki komando siber sendiri.

Dalam beberapa tahun terakhir, Iran juga diketahui aktif mengumpulkan sejumlah besar pesawat terbang tanpa awak dengan jangkauan kurang lebih 2.000 kilometer yang mampu terbang rendah untuk menghindari radar. Iran sama sekali tidak menutup-nutupi aksinya,  justru memamerkannya selama parade militer.

Pesawat terbang tanpa awak milik Iran ini juga pernah dipakai Rusia di Ukraina dan digunakan dalam konflik di Sudan.

Hal yang membuat militer Iran lebih hebat lagi, pangkalan dan fasilitas penyimpanan senjata mereka tersebar luas dan terkubur jauh di bawah tanah. Tidak hanya itu, tempat-tempat tersebut juga dilengkapi pertahanan udaranya sendiri sehingga sulit bagi kekuatan luar untuk menyerang.

Halaman:
Baca tentang
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Mampukah Taiwan Pertahankan Diri jika China Menyerang?

Mampukah Taiwan Pertahankan Diri jika China Menyerang?

Internasional
Kematian Presiden Raisi Membuat Warga Iran Terbagi Jadi Dua Kubu

Kematian Presiden Raisi Membuat Warga Iran Terbagi Jadi Dua Kubu

Internasional
Amelia Earhart, Perempuan Pertama yang Melintasi Atlantik

Amelia Earhart, Perempuan Pertama yang Melintasi Atlantik

Internasional
Sosok Jacob Zuma, Mantan Presiden Afrika Selatan yang Didiskualifikasi dari Pemilu Parlemen

Sosok Jacob Zuma, Mantan Presiden Afrika Selatan yang Didiskualifikasi dari Pemilu Parlemen

Internasional
Iran Setelah Presiden Ebrahim Raisi Tewas, Apa yang Akan Berubah?

Iran Setelah Presiden Ebrahim Raisi Tewas, Apa yang Akan Berubah?

Internasional
Apa Itu Mahkamah Pidana Internasional (ICC) dan Mengapa ICC Mempertimbangkan Surat Perintah Penangkapan bagi Pemimpin Israel dan Hamas?

Apa Itu Mahkamah Pidana Internasional (ICC) dan Mengapa ICC Mempertimbangkan Surat Perintah Penangkapan bagi Pemimpin Israel dan Hamas?

Internasional
Tsai Ing-wen, Mantan Presiden Taiwan yang Dicintai Rakyat

Tsai Ing-wen, Mantan Presiden Taiwan yang Dicintai Rakyat

Internasional
Apa Tujuan Asli Putin Menginvasi Ukraina?

Apa Tujuan Asli Putin Menginvasi Ukraina?

Internasional
Siapa Ebrahim Raisi, Presiden Iran yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter?

Siapa Ebrahim Raisi, Presiden Iran yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter?

Internasional
Hubungan Israel-Mesir Memburuk Setelah Israel Duduki Perbatasan Rafah

Hubungan Israel-Mesir Memburuk Setelah Israel Duduki Perbatasan Rafah

Internasional
Minim Perlindungan, Tahanan di AS yang Jadi Buruh Rawan Kecelakaan Kerja

Minim Perlindungan, Tahanan di AS yang Jadi Buruh Rawan Kecelakaan Kerja

Internasional
Siapa 'Si Lalat' Mohamed Amra, Napi yang Kabur dalam Penyergapan Mobil Penjara di Prancis?

Siapa "Si Lalat" Mohamed Amra, Napi yang Kabur dalam Penyergapan Mobil Penjara di Prancis?

Internasional
Pemungutan Suara di Paris Bikin Pulau Milik Perancis di Pasifik Mencekam, Mengapa?

Pemungutan Suara di Paris Bikin Pulau Milik Perancis di Pasifik Mencekam, Mengapa?

Internasional
Perjalanan Hubungan Rusia-China dari Era Soviet sampai Saat Ini

Perjalanan Hubungan Rusia-China dari Era Soviet sampai Saat Ini

Internasional
Pertemanan Rusia-China Makin Erat di Tengah Tekanan Barat

Pertemanan Rusia-China Makin Erat di Tengah Tekanan Barat

Internasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com