Pentagon Akui Masih Menyelidiki Keberadaan Penampakan UFO

Kompas.com - 23/05/2019, 16:43 WIB
Ilustrasi UFO TechiIlustrasi UFO

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Kementerian Pertahanan Amerika Serikat (AS) melontarkan pengakuan bahwa mereka menyelidiki kebenaran keberadaan "fenomena langit tak dikenal" atau UFO.

Lembaga yang kerap disebut Pentagon itu menyatakan, badan rahasia bernama Program Identifikasi Ancaman Angkasa Lanjutan (AATIP) terus meneliti dan mengidentifikasi UFO.

Baca juga: Irlandia Selidiki Laporan Penampakan UFO

Dilansir New York Post Rabu (22/5/2019), Pentagon sebelumnya sempat menuturkan bahwa lembaga AATIP itu sudah ditutup pada 2012 silam.

Namun juru bicara Christopher Sherwood mengatakan AATIP masih ada, dan terus melakukan penelitian tentang adanya laporan penampakan UFO di masyarakat.

"Pentagon selalu mempertahankan identifikasi positif semua pesawat, termasuk juga adanya benda asing yang bisa mengancam tanah air ini," terang Sherwood.

Dia menerangkan Pentagon melalui AATIP bakal terus menyelidiki laporan adanya pesawat asing di langit AS untuk memastikan keamanan tanah air ini dan melindungi kepentingan strategis.

Nick Pope yang secara rahasia menyelidiki UFO bersama pemerintah Inggris pada 1990-an menyebut pernyataan Pentagon sebagai "pengakuan yang mengejutkan".

Mantan pejabat pertahanan Inggris itu mengutarakan pernyataan Pentagon sebelumnya ambigu dan membuka kemungkinan spekulasi AATIP hanya fokus kepada ancaman seperti rudal atau jet tempur.

"Pernyataan terakhir sudah menegaskan bahwa mereka benar-benar mempelajari laporan publik tentang keberadaan UFO," ujar Pope yang kini menjadi penulis itu.

Dia menuturkan komentar Pentagon juga menunjukkan pengaruh Inggris karena "Fenomena Langit Asing (UAP)" merupakan cara mereka memisahkan diri dari kebudayaan pop yang menyebut UFO.

Keberadaan AATIP muncul pada 2017 bersama dengan video 33 detik memperlihatkan sebuah benda langit asing dikejar dua jet tempur AS di pesisir San Diego di 2004.

Saat itu, mantan Pemimpin Mayoritas Senat Harry Reid menyebut dia menyetujui dana 22 juta dollar AS, sekitar Rp 318,2 miliar, sebagai anggaran tahunan AATIP.

Kepada New York Times, politisi Partai Demokrat itu mengungkapkan persetujuan anggaran itu merupakan "keputusan paling baik yang dibuatnya selama menjabat".

Adapun kediaman Reid di Nevada merupakan rumah bagi fasilitas militer rahasia bernama "Area 51" yang sudah lama dirumorkan menjadi tempat penyimpanan alien yang jatuh di Roswell, New Mexico, pada 1947.

Baca juga: Video Pertemuan Pilot Angkatan Laut AS dengan UFO Dirilis

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jika Jadi Presiden, Bernie Sanders Akan Temui Kim Jong Un dan Musuh AS Lainnya

Jika Jadi Presiden, Bernie Sanders Akan Temui Kim Jong Un dan Musuh AS Lainnya

Internasional
Austria dan Perancis Jaga Jarak dengan Italia agar Tak Tertular Virus Corona

Austria dan Perancis Jaga Jarak dengan Italia agar Tak Tertular Virus Corona

Internasional
Di India, Trump Yakin Bakal Disambut Jutaan Orang

Di India, Trump Yakin Bakal Disambut Jutaan Orang

Internasional
Kru Diamond Princess asal Indonesia Tidak Mau Dijemput Pakai Kapal

Kru Diamond Princess asal Indonesia Tidak Mau Dijemput Pakai Kapal

Internasional
Mahathir Mundur, Istri Anwar Ibrahim Berpeluang Jadi PM Perempuan Malaysia Pertama

Mahathir Mundur, Istri Anwar Ibrahim Berpeluang Jadi PM Perempuan Malaysia Pertama

Internasional
Pria Ini Lahap Menyantap Burger McDonald's yang Dikubur Selama Setahun

Pria Ini Lahap Menyantap Burger McDonald's yang Dikubur Selama Setahun

Internasional
Penumpang Diamond Princess Positif Virus Corona Saat Keluar, Metode Karantina Jepang Dipertanyakan

Penumpang Diamond Princess Positif Virus Corona Saat Keluar, Metode Karantina Jepang Dipertanyakan

Internasional
Korea Selatan Jadi Pusat Virus Corona Terbesar di Luar China

Korea Selatan Jadi Pusat Virus Corona Terbesar di Luar China

Internasional
Korban Meninggal Virus Corona di China Per 24 Februari 2020 Capai 2.592

Korban Meninggal Virus Corona di China Per 24 Februari 2020 Capai 2.592

Internasional
Angka Infeksi Virus Corona Capai Lebih Dari 100 Orang, 10 Ribu Warga Italia Dikarantina

Angka Infeksi Virus Corona Capai Lebih Dari 100 Orang, 10 Ribu Warga Italia Dikarantina

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Korban Bully Quaden Bayles Dikabarkan Berusia 18 Tahun | Menikah Massal di Tengah Virus Corona

[POPULER INTERNASIONAL] Korban Bully Quaden Bayles Dikabarkan Berusia 18 Tahun | Menikah Massal di Tengah Virus Corona

Internasional
Ambisi Gantikan Mahathir Jadi PM Malaysia Kandas, Anwar Ibrahim Kaget Dikhianati

Ambisi Gantikan Mahathir Jadi PM Malaysia Kandas, Anwar Ibrahim Kaget Dikhianati

Internasional
Singkirkan Anwar Ibrahim, Mahathir Akan Umumkan Koalisi Pemerintahan Baru?

Singkirkan Anwar Ibrahim, Mahathir Akan Umumkan Koalisi Pemerintahan Baru?

Internasional
Wabah Virus Corona, Turki dan Pakistan Tutup Pintu Perbatasan dengan Iran

Wabah Virus Corona, Turki dan Pakistan Tutup Pintu Perbatasan dengan Iran

Internasional
Presiden Xi Jinping: Virus Corona adalah Darurat Kesehatan Terbesar China

Presiden Xi Jinping: Virus Corona adalah Darurat Kesehatan Terbesar China

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X