Sikat Toilet Berwujud Donald Trump Sedang Tren di China

Kompas.com - 18/05/2019, 03:30 WIB
Sikat toilet Donald Trump sedang menjadi tren di China. Daily MailSikat toilet Donald Trump sedang menjadi tren di China.
|

BEIJING, KOMPAS.com - Perang dagang antara Amerika Serikat dan China ternyata bisa memicu kreatifitas untuk mengolok-olok lawan.

Rakyat China dikabarkan beramai-ramai membeli sikat toilet dengan wajah Presiden AS Donald Trump sebagai bentuk dukungan terhadap pemerintah.

" Trump ternyata bisa juga bermanfaat," canda seorang bloger China.

Sikat toilet Donald Trump ini dijual dengan desain yang bervariasi dengan harga sekitar 20 yuan atau sekitar Rp 40.000 per buah.


Baca juga: Trump Berharap AS Tak Perlu Perang dengan Iran

Salah satu versi sikat ini ditemukan di Shanghai yang memperlihatkan sebatang sikat dengan figur Trump.

Figur Trump di sikat itu mengenakan setelan jas berwarna biru, kemeja putih, dan dasi merah.

Sementara, rambut oranye "Trump" sekaligus berfungsi sebagai sikat untuk membersihkan toilet.

Sikat toilet ini dijual di situs jual beli Taobao yang kini malah giat menyarankan warga membeli sikat tersebut setelah benda itu menjadi "trending" pencarian.

Taobao mengatakan, sikat toilet ini amat ringan dan bergaya serta bisa digunakan untuk membersihkan toilet jongkok atau toilet duduk.

Taobao menambahkan, sikat ini memliki kekuatan membersihkan "360 derajat" dan mampu mencapai sebuah sudut serta celah di toilet.

Baca juga: Trump Ajukan Kenaikan Kuota Migran Terampil untuk Bekerja di AS

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Daily Mail
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gelapkan Uang Restoran demi Putrinya yang Sakit, Pria Singapura Dihukum Penjara

Gelapkan Uang Restoran demi Putrinya yang Sakit, Pria Singapura Dihukum Penjara

Internasional
Tantang Petarung MMA, Ahli Wing Chun Ini KO dalam 72 Detik

Tantang Petarung MMA, Ahli Wing Chun Ini KO dalam 72 Detik

Internasional
Terungkap, Selir Raja Thailand Dicopot karena Ingin Seperti Permaisuri

Terungkap, Selir Raja Thailand Dicopot karena Ingin Seperti Permaisuri

Internasional
Dianggap Tak Setia, Selir Raja Thailand Dicopot

Dianggap Tak Setia, Selir Raja Thailand Dicopot

Internasional
Cegah Mencontek, Sekolah di India Pakaikan Muridnya Kardus di Kepala Saat Ujian

Cegah Mencontek, Sekolah di India Pakaikan Muridnya Kardus di Kepala Saat Ujian

Internasional
Erdogan Tuduh Negara Barat Mendukung 'Teroris' di Suriah

Erdogan Tuduh Negara Barat Mendukung "Teroris" di Suriah

Internasional
Mantan Penyelundup Narkoba Ini Pernah Nyaris Dibunuh karena Ganti Saluran TV

Mantan Penyelundup Narkoba Ini Pernah Nyaris Dibunuh karena Ganti Saluran TV

Internasional
Restoran di Belgia Ini Sajikan Air Minum Daur Ulang dari Toilet

Restoran di Belgia Ini Sajikan Air Minum Daur Ulang dari Toilet

Internasional
Bayi Ini Dikubur Hidup-hidup di Lempeng Beton, Polisi China Buru Orangtuanya

Bayi Ini Dikubur Hidup-hidup di Lempeng Beton, Polisi China Buru Orangtuanya

Internasional
Protes Pembatasan Pers, Koran Australia Kompak 'Rahasiakan' Halaman Depan

Protes Pembatasan Pers, Koran Australia Kompak "Rahasiakan" Halaman Depan

Internasional
Bar di Jepang Ini Hanya Izinkan Pengunjung untuk Datang Sendiri

Bar di Jepang Ini Hanya Izinkan Pengunjung untuk Datang Sendiri

Internasional
Menhan China: Tak Ada yang Bisa Mencegah Penyatuan Kembali China dengan Taiwan

Menhan China: Tak Ada yang Bisa Mencegah Penyatuan Kembali China dengan Taiwan

Internasional
Restoran Khusus Indomie Bakal Dibuka di Singapura

Restoran Khusus Indomie Bakal Dibuka di Singapura

Internasional
Pemimpin Hong Kong Kunjungi Masjid yang Disiram Meriam Air Polisi

Pemimpin Hong Kong Kunjungi Masjid yang Disiram Meriam Air Polisi

Internasional
Ribuan Pengungsi Rohingya di Bangladesh Sepakat Pindah ke Pulau di Teluk Benggala

Ribuan Pengungsi Rohingya di Bangladesh Sepakat Pindah ke Pulau di Teluk Benggala

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X