Berenang di Area Terlarang, Seorang Peselancar Tewas Diterkam Hiu

Kompas.com - 10/05/2019, 13:48 WIB
Ilustrasi David Doubilet/National Geographic CreativeIlustrasi

PARIS, KOMPAS.com - Seorang peselancar dilaporkan tewas setelah dimangsa seekor hiu di Pulau Reunion, sebuah pulau yang dikelola Perancis di Samudera Hindia.

Berdasarkan keterangan media setempat seperti dilaporkan BBC Kamis (9/5/2019), pria berusia akhir 20-an itu berselancar di kota nelayan kecil Saint-Leu.

Baca juga: Tragis, Hiu Putih yang Hamil 14 Bayi Dibunuh dan Dijual Nelayan Taiwan

Dilansir Daily Mirror, berselancar maupun berenang di kawasan itu sangatlah dilarang karena ancaman serangan hiu dalam beberapa tahun terakhir.


Seorang saksi melapor kepada otoritas lokal. Berdasarkan keterangan otoritas itu, si saksi melihat peselancar tersebut menghilang dengan meninggalkan papan selancar.

Media Perancis BFFMTV memberitakan serangan itu terjadi pada Kamis sekitar pukul 16.00 waktu setempat, dan menjadi serangan ke-24 di perairan Reunion sejak 2011.

Situs lokal Clicanoo mewartakan peselancar itu tengah berada tiga temannya. Teman-temannya kemudian mencoba menyelamatkan pria yang tak diketahui identitasnya tersebut.

Namun, upaya mereka tanpa hasil dengan si hiu menarik peselancar tersebut jauh ke dalam air. Tubuhnya kemudian ditemukan tak jauh dari lokasi serangan.

Petugas setempat yang menarik tubuhnya ke pantai menyatakan peselancar itu meninggal dengan hiu tersebut mengoyak kakinya di lokasi yang memang menjadi tempat favorit berselancar.

Saat kejadian, dilaporkan pria itu tidak memakai alat penolak hiu di kakinya. Sementara ketiga temannya selamat karena mengenakannya di bagian pergelangan kaki.

Sebelum kejadian, pemerintah setempat sebenarnya sudah memberikan tanda peringatan agar pengunjung tidak berusaha berenang karena ancaman hiu banteng.

Setelah kejadian tersebut, pemerintah Pulau Reunion menyatakan bakal segera menerapkan peraturan yang lebih ketat untuk memastikan keselamatan pengunjung.

Baca juga: Tonjok Hidung Hiu, Peselancar Inggris Lolos dari Maut

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Izinkan Artis Masuk Kokpit dan Pegang Kendali Pesawat, Pilot Dilarang Terbang Seumur Hidup

Izinkan Artis Masuk Kokpit dan Pegang Kendali Pesawat, Pilot Dilarang Terbang Seumur Hidup

Internasional
Pemerintah Berencana Berlakukan Pajak WhatsApp, Warga Lebanon Gelar Unjuk Rasa

Pemerintah Berencana Berlakukan Pajak WhatsApp, Warga Lebanon Gelar Unjuk Rasa

Internasional
Ledakan Bom di Masjid Afghanistan saat Shalat Jumat, 28 Jemaah Tewas

Ledakan Bom di Masjid Afghanistan saat Shalat Jumat, 28 Jemaah Tewas

Internasional
Gara-gara Postingan Facebook, Pria Pakistan Ini Dijatuhi Hukuman Penjara 5 Tahun

Gara-gara Postingan Facebook, Pria Pakistan Ini Dijatuhi Hukuman Penjara 5 Tahun

Internasional
Kucingnya Dibunuh, Wanita di Rusia Mutilasi Teman Serumah

Kucingnya Dibunuh, Wanita di Rusia Mutilasi Teman Serumah

Internasional
Qantas Uji Coba Penerbangan Langsung Terlama dari New York ke Sidney selama 19 Jam

Qantas Uji Coba Penerbangan Langsung Terlama dari New York ke Sidney selama 19 Jam

Internasional
Ubah Kota di Meksiko Jadi Medan Perang, Anak Gembong Narkoba El Chapo Dibebaskan

Ubah Kota di Meksiko Jadi Medan Perang, Anak Gembong Narkoba El Chapo Dibebaskan

Internasional
Pembunuh Pacar yang Jadi Penyebab Demonstrasi Hong Kong Setuju Kembali ke Taiwan

Pembunuh Pacar yang Jadi Penyebab Demonstrasi Hong Kong Setuju Kembali ke Taiwan

Internasional
Hilang 2 Tahun Lalu, Kotak Hitam Jet Tempur Milik Angkatan Udara Taiwan Baru Ditemukan

Hilang 2 Tahun Lalu, Kotak Hitam Jet Tempur Milik Angkatan Udara Taiwan Baru Ditemukan

Internasional
Kasus Keluarga Belanda Bersembunyi Menunggu 'Hari Kiamat', Pria Austria yang Ditahan Mengklaim Lebih Hebat dari Yesus

Kasus Keluarga Belanda Bersembunyi Menunggu "Hari Kiamat", Pria Austria yang Ditahan Mengklaim Lebih Hebat dari Yesus

Internasional
Anak Gembong Narkoba El Chapo Ditahan, Polisi Meksiko Baku Tembak dengan Pria Bersenjata

Anak Gembong Narkoba El Chapo Ditahan, Polisi Meksiko Baku Tembak dengan Pria Bersenjata

Internasional
174 Negara Pilih Indonesia Jadi Anggota Dewan HAM PBB

174 Negara Pilih Indonesia Jadi Anggota Dewan HAM PBB

Internasional
Diawasi Putin, Rusia Gelar Uji Coba 3 Sistem Rudal Balistik Antarbenua

Diawasi Putin, Rusia Gelar Uji Coba 3 Sistem Rudal Balistik Antarbenua

Internasional
Polisi Belanda Tahan Ayah Keluarga yang Bersembunyi Menunggu 'Hari Kiamat'

Polisi Belanda Tahan Ayah Keluarga yang Bersembunyi Menunggu "Hari Kiamat"

Internasional
Ketika Trump Bandingkan Kurdi Suriah dan Turki seperti Anak Kecil

Ketika Trump Bandingkan Kurdi Suriah dan Turki seperti Anak Kecil

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X