Terapkan Aturan Ketat untuk Tangkal Virus Corona, Warga Hubei Dilarang Keluar Rumah

Kompas.com - 18/02/2020, 15:04 WIB
Petugas medis yang mengenakan pakaian pelindung membantu pasien turun dari ambulans di luar rumah sakit di Wuhan, Hubei, China, pada 26 Januari 2020. Penyebaran virus corona sejak Desember 2019 sudah membunuh lebih dari 300 orang di China. EPA-EFE/YUAN ZHENGPetugas medis yang mengenakan pakaian pelindung membantu pasien turun dari ambulans di luar rumah sakit di Wuhan, Hubei, China, pada 26 Januari 2020. Penyebaran virus corona sejak Desember 2019 sudah membunuh lebih dari 300 orang di China.

WUHAN, KOMPAS.com - Otoritas di Hubei, provinsi yang menjadi sumber wabah virus corona, mengumumkan aturan lebih ketat untuk menangkal penyebaran penyakit itu.

Warga di Wuhan, lokasi virus pertama kali muncul, maupun kota di dalam wilayah Hubei secara efektif dilarang keluar rumah oleh otoritas setempat.

Peraturan itu diumumkan setelah pemerintah Hubei menggelar pertemuan yang dipimpin ketua baru Partai Komunis setempat, Ying Yong.

Baca juga: Sempat Dibantah, Direktur Rumah Sakit di Wuhan Meninggal karena Virus Corona

Ying menyatakan, aturan tegas di tengah "situasi sulit" sudah dia paparkan, di mana tujuannya menambal kelemahan dan menangkal penyebaran virus corona.

Berdasarkan laporan media lokal, Ying yang juga kepala komando pengendalian dan pencegahan memaparkan pada Minggu (16/2/2020), pihaknya sudah menerbitkan serangkaian kebijakan.

Namun sebagaimana diwartakan SCMP Senin (17/2/2020), Hubei masih diterpa kengerian, di mana ada enam kota yang masing-masing mengonfirmasi lebih dari 1,000 warganya terinfeksi.

"Kita harus memahami tingkat keparahan dan kompleksitas pengendalian penyakit ini pada situasi sulit seperti ini," beber Ying.

Dia menuturkan bahwa tidak hanya menangani kota yang tingkat penyebaran virusnya tinggi. Namun semua wilayah juga perlu diperhatikan.

Baca juga: Dianggap Penyebab Virus Corona, China Bakal Keluarkan Larangan Konsumsi Hewan Liar

Mantan Wali Kota Shanghai, sekutu Presiden Xi Jinping itu menggantikan pemimpin partai sebelumnya, Jiang Chaoliang, pada Kamis (14/2/2020).

Jiang dilengserkan di tengah kemarahan publik dan sorotan dunia terhadap kemampuan China dalam menangani wabah virus mematikan.

Halaman:
Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X