Austria dan Perancis Jaga Jarak dengan Italia agar Tak Tertular Virus Corona

Kompas.com - 24/02/2020, 18:05 WIB
Warga menunggu diberikan akses sebelum bisa berbelanja di sebuah supermarket di kota kecil Italia, Casalpusterlengo, terkait pemeriksaan virus corona, Minggu (23/2/2020). Penyebaran virus corona hingga hari ini, Senin (24/2/2020), semakin menunjukkan peningkatan di sejumlah negara, seperti Italia, Iran, dan Korea Selatan. AFP/MIGUEL MEDINAWarga menunggu diberikan akses sebelum bisa berbelanja di sebuah supermarket di kota kecil Italia, Casalpusterlengo, terkait pemeriksaan virus corona, Minggu (23/2/2020). Penyebaran virus corona hingga hari ini, Senin (24/2/2020), semakin menunjukkan peningkatan di sejumlah negara, seperti Italia, Iran, dan Korea Selatan.

WINA, KOMPAS.com - Pemerintah Austria mempertimbangkan untuk memperketat penjagaannya di perbatasan negara dengan Italia, terkait virus corona yang telah menyebar di Negeri Pizza".

Sky News mengabarkan di Italia telah terjadi empat kasus kematian akibat virus corona Covid-19, dalam 48 jam terakhir. Korban terbaru adalah seorang pria berusia 84 tahun di Bergamo.

Selain mengakibatkan kematian, virus corona di Italia juga telah menjangkiti 152 orang di negara pimpinan Giuseppe Conte itu.

Akibatnya, belasan kota di Italia ditutup aksesnya untuk mencegah virus yang berasal dari China ini menyebar ke negara tetangga.

Baca juga: Wabah Virus Corona, Perlukah Minum Suplemen untuk Mencegahnya?

Austria yang berbatasan langsung dengan Italia pun meningkatkan kewaspadaannya sebagai bentuk pencegahan virus corona.

Minggu malam (23/2/2020), pemerintah Austria menolak kedatangan sebuah kereta api dari Italia, setelah otoritas perkeretaapian Italia menginfokan ada dua orang dengan gejala demam di dalam kereta.

"Malam ini sebuah kereta dari Venezia ke Muenchen diberhentikan di perbatasan Austria," ucap Kementerian Dalam Negeri Austria, disadur dari Sky News Senin (24/2/2020).

Beberapa saat kemudian operator kereta api mengonfirmasi ke Sky News bahwa semua rute perjalanan kereta api dari dan ke Italia ditunda, tetapi penundaan hanya berlangsung beberapa jam saja.

Baca juga: Virus Corona di Iran: 50 Orang Meninggal di Kota Qom

Hal tersebut turut menyita atensi Direktur Kesehatan Perancis Jerome Salomon yang mengatakan situasi ini sangat memprihatinkan dan meminta Prancis berjaga-jaga, karena dekatnya jarak ke Italia.

Di radio France Info ia mengungkapkan, "Siapapun yang kembali dari Lombardy atau Veneto dengan gejala-gejala tertentu harus diwaspadai."

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X