Cerita Warga Codogno, Kota Berjuluk "Wuhannya Italia", di Tengah Wabah Virus Corona

Kompas.com - 26/02/2020, 17:00 WIB
Warga di Codogno mengantre untuk membeli makanan dan persediaan lainnya di supermarket pada 24 Februari 2020. Codogno dianggap sebagai Wuhannya Italia setelah wabah virus corona muncul dari sana. REUTERS/IPA/ABACAWarga di Codogno mengantre untuk membeli makanan dan persediaan lainnya di supermarket pada 24 Februari 2020. Codogno dianggap sebagai Wuhannya Italia setelah wabah virus corona muncul dari sana.

CODOGNO, KOMPAS.com - Jalanan begitu sepi. Sekolah-sekolah ditutup, daun jendela di restoran dan toko juga tidak dibuka di Codogno.

Begitulah suasana di kota kecil kawasan utara Italia itu ketika wabah virus corona menghantam, menjadikan tempat itu sebagai kota hantu.

"Ini adalah hal normal baru. Tidak ada yang boleh masuk. Tidak ada yang boleh keluar," kata salah satu warga bernama Antonio Bernocchi.

Baca juga: Virus Corona di Italia Utara, Uni Eropa Belum Batasi Perjalanan Wisatawan

Dia mengungkapkan suasananya begitu berbeda. Semua tempat tertutup dengan hanya sedikit orang beraktivitas, yang memandang satu sama lain secara aneh.

Kota kecil dengan populasi 15.000 jiwa, Codogno dianggap sebagai lokasi awal penyebaran virus corona di Italia pada pekan lalu.

Sosok yang pertama kali menyebarkannya disebut merupakan seorang pria berusia 30-an akhir, di mana dia terinfeksi dari temannya yang baru saja kembali dari China.

Kota di Provinsi Lombardy itu ditutup bersama dengan 10 kota lainnya di area utara, di mana polisi memasang pos pemeriksaan dan warga menganre membeli makanan.

Harian lokal menyebut Codogno sebagai " Wuhannya Italia". Merujuk pada kota di China yang menjadi asal penyebaran virus corona.

Tetapi bagi 50.000 warga di gugusan desa dan kota di kawasan, mereka berusaha menyesuaikan diri dan menjalani kehidupan seperti biasa.

Baca juga: Korban Meninggal Virus Corona Capai 7 Orang, Italia Buru Penyebar Super

Bernocchi menuturkan, segalanya terjadi begitu cepat. Dalam 24 jam, mereka langsung mendapati kabar dua korban meninggal dan puluhan lainnya tertular.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Baca tentang


Sumber Sky News
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X