India Tuduh Pakistan Hendak Bangkitkan Histeria Perang

Kompas.com - 08/04/2019, 15:52 WIB
Pasukan keamanan India memeriksa sisa-sisa kendaraan yang hancur diserang bom bunuh diri oleh kelompok pemberontak Pakistan, Jaish-e-Mohammad, di dekat kota Awantipur, Lethpora di Kashmir, Kamis (14/2/2019). (AFP) Pasukan keamanan India memeriksa sisa-sisa kendaraan yang hancur diserang bom bunuh diri oleh kelompok pemberontak Pakistan, Jaish-e-Mohammad, di dekat kota Awantipur, Lethpora di Kashmir, Kamis (14/2/2019). (AFP)

NEW DELHI, KOMPAS.com - Pemerintah India langsung mengeluarkan bantahan setelah mereka dituduh hendak mengerahkan militer untuk menyerang Pakistan.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Pakistan Shah Mehmood Qureshi menyebut India tengah merencanakan untuk menyerang negaranya pada pertengahan April.

Baca juga: Pakistan Tuduh India Rencanakan Agresi Militer pada Pertengahan April

Mengklaim memperoleh informasi dari intelijen, Qureshi mengatakan serangan India bakal digelar pada 16 atau 20 April mendatang.

Dilansir Russian Today Senin (8/4/2019), juru bicara Kementerian Urusan Eksternal India Raveesh Kumar menyebut tuduhan Islamabad tak masuk akal.

Kumar yakin, tuduhan tak bertanggung jawab Qureshi merupakan klaim palsu sebagai pengalih terhadap "terorisme perbatasan" yang diyakini sebagai inti masalah.

"Gimmick publik ini nampaknya merupakan seruan kepada teroris yang bermarkas di Pakistan agar melaksanakan serangan teror ke India," sindir Kumar.

"Klaim dari Menteri Qureshi dengan jelas disuarakan untuk membangkitkan kembali histeria perang di kawasan ini," lanjut Kumar kembali.

Ia melanjutkan meski memandang pernyataan Qureshi sebagai provokasi, India berhak merespon atas segala serangan teroris yang mengarah ke wilayah mereka.

Hubungan dua negara memburuk setelah serangan bom bunuh diri di kawasan Kashmir pada 26 Februari yang menewaskan 40 paramiliter India.

Serangan tersebut diklaim oleh Jaish-e-Mohammed (JeM) dan membuat New Delhi mengerahkan jet tempur ke Kashmir sebagai serangan balasan.

Dalam serangan udara pada 27 Februari lalu, jet tempur MiG-21 India ditembak jatuh dengan beredar video di mana pilotnya dipukuli warga setempat.

Baca juga: Jet Tempur India Cegat Empat F-16 Pakistan di Perbatasan



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X