Otoritas India Ledakkan Rumah Milik Miliarder Buronan Kasus Penipuan Bank

Kompas.com - 08/03/2019, 21:03 WIB
Petugas polisi India berdiri di dekat sisa bangunan mewah milik miliarder Nirav Modi yang diledakkan menggunakan dinamit oleh pemerintah karena diduga dibangun menggunakan uang hasil penipuan, Jumat (8/3/2019). AFP / STRINGERPetugas polisi India berdiri di dekat sisa bangunan mewah milik miliarder Nirav Modi yang diledakkan menggunakan dinamit oleh pemerintah karena diduga dibangun menggunakan uang hasil penipuan, Jumat (8/3/2019).

MUMBAI, KOMPAS.com - Otoritas India pada Jumat (8/3/2019) telah meledakkan sebuah rumah mewah di tepi pantai milik seorang miliarder yang menjadi buronan atas kasus penipuan bank, Nirav Modi.

Properti seluas 3.000 meter persegi yang dibangun di kota pesisir, Alibaug, dekat Mumbai itu diyakini bernilai lebih dari 14 juta dollar AS (sekitar Rp 200 miliar).

Bangunan mewah itu disita dari Modi yang dituduh terlibat dalam kasus penipuan besar-besaran terhadap bank yang sempat mengguncang komunitas korporat di India.

"Kami telah merobohkan bangunan tersebut hingga rata dengan tanah menggunakan dinamit," kata Bharat Shitole, pejabat pemerintah di negara bagian Maharashtra, kepada AFP.

Baca juga: Diliputi Dendam, Dua Bersaudara Ledakkan Rumah Sakit di Peru

Rekaman video proses penghancuran bangunan mewah yang berlangsung dalam hitungan detik itu telah ditayangkan di saluran berita India.

Shitole mengatakan, pihak berwenang memutuskan untuk menghancurkan bangunan mewah di tepi pantai itu daripada melelangnya lantaran rumah itu dibangun secara ilegal dan disebut telah melanggar aturan lingkungan.

Nirav Modi (48), dikenal sebagai seorang miliarder yang memiliki usaha perhiasan dan memiliki toko di sejumlah kota besar di dunia. Dia kerap menggembar-gemborkan soal para pelanggannya yang berasal dari dunia hiburan Hollywood, seperti Naomi Watts, Kate Winslet hingga Priyanka Chopra.

Namun reputasinya hancur setelah dia dituduh terlibat dalam kasus penipuan senilai 1,8 miliar dollar AS (sekitar Rp 25 triliun) yang melibatkan Bank Nasional Punjab (PNB), pemberi pinjaman publik terbesar kedua di India.

Selain Modi, paman, sekaligus mitra bisnis sesama pedagang berlian, Mehul Choksi, juga dituduh telah menipu PNB sebesar lebih dari 40 juta dollar AS (sekitar Rp 572 miliar).

Pihak berwenang mengatakan bahwa pasangan itu telah mengalihkan sejumlah besar uang pinjaman secara ilegal untuk berinvestasi di perusahaan asing.

Keduanya disebut telah melarikan diri keluar India dan kini menjadi buronan pihak berwenang.

Modi disebut berada di Inggris pada Juni lalu, sementara Choksi dilaporkan telah melarikan diri ke Antigua di Kepulauan Karibia.

Baca juga: Dinamit Disangka Lilin, Perempuan Ini Ledakkan Jari Tangannya

Pemerintah India disebut telah menyita aset Modi senilai sekitar 90 juta dollar AS (sekitar Rp 1,2 triliun), termasuk bisnis perhiasan berlian, rekening bank luar negeri, serta properti di London dan New York.

Nirav Modi sempat masuk dalam daftar orang terkaya di India versi majalah Forbes, menempati peringkat 85 dengan kekayaan mencapai 1,73 miliar dollar AS.



Sumber AFP
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X