Kompas.com - 17/01/2019, 18:59 WIB
Model Belarus Anatasia Vashukevich tiba di departemen imigrasi Thailand di Bangkok pada 17 Januari. Dia dideportasi setelah mengaku bersalah atas partisipasi dalam seminar pelatihan seks. Vashukevich menjadi perbincangan setelah mengaku punya bukti keterlibatan Rusia dalam Pilpres Amerika Serikat 2016 yang memenangkan Donald Trump. AFP/LILLIAN SUWANRUMPHAModel Belarus Anatasia Vashukevich tiba di departemen imigrasi Thailand di Bangkok pada 17 Januari. Dia dideportasi setelah mengaku bersalah atas partisipasi dalam seminar pelatihan seks. Vashukevich menjadi perbincangan setelah mengaku punya bukti keterlibatan Rusia dalam Pilpres Amerika Serikat 2016 yang memenangkan Donald Trump.

BANGKOK, KOMPAS.com - Seorang model Belarus yang mengaku punya rahasia tentang Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dilaporkan dideportasi dari Thailand.

Anastasia Vashukevich, atau dikenal dengan nama pena Natasya Rybka, bersama sejumlah orang ditahan Februari 2018 di sebuah resor di Pattaya.

Pekan ini, dia mengaku bersalah atas dakwaan yang berkaitan dengan berpartisipasi dalam sebuah seminar pelatihan seks.

Baca juga: Eks Pengacara Trump Beberkan Bukti Intervensi Rusia dalam Pilpres 2016

Kepala Polisi Imigrasi Thailand Letjen Surachate Hakparn berkata, kelompok itu telah meninggalkan Negeri "Gajah Putih" Kamis siang (17/1/2019).

"Ada penerbangan yang menuju Rusia, ada juga yang ke Belarus. Vashukevich memegang paspor Belarus," ujar Hakparn dilansir Associated Press.

Saat ditangkap pada tahun lalu, dalam interogasi Vashukevich membeberkan dia datang ke Thailand karena terlibat dalam skandal politik.

AFP melaporkan, skandal itu melibatkan taipan Rusia Oleg Deripaska, sosok yang dilaporkan dekat dengan Presiden Vladimir Putin.

Deripaska dikabarkan punya relasi dengan Paul Manafort, mantan manajer kampanye Trump yang didakwa bersalah atas penipuan pajak serta bank.

Vashukevich berjanji bakal membeberkan informasi tentang keterlibatan Rusia dalam Pilpres 2016 untuk memenangkan Trump.

Namun, material yang disebut itu tidak punya muncul ke permukaan, dan para kritikus menolak klaim itu hanya sebagai sebuah aksi publisitas.

Alex Kirillov yang bertindak sebagai guru seminar itu berkata, penangkapan itu sengaja dibuat. "Saya pikir ada yang memerintahkannya demi uang," ungkapnya.

Baik Washington maupun Rusia menyanggah klaim Vashukevich, dengan Kementerian Luar Negeri AS menyebutnya sebagai "aneh".

Deripaska merupakan satu dari 24 pejabat maupun pebisnis Rusia yang menerima sanksi AS pada 2018 setelah penyelidikan keterlibatan Kremlin pada Pilpres 2016 mencuat.

Baca juga: Beredar Koran Washington Post Palsu Klaim Trump Mengundurkan Diri

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.