Rusia Terbangkan Dua Pesawat Pengebom ke Venezuela - Kompas.com

Rusia Terbangkan Dua Pesawat Pengebom ke Venezuela

Kompas.com - 11/12/2018, 11:27 WIB
Personel Angkatan Udara Rusia sesaat setelah tiba di bandara Venezuela bersama dua pesawat pembom strategis Tupolev-160, pada Senin (10/12/2018).AFP / FEDERICO PARRA Personel Angkatan Udara Rusia sesaat setelah tiba di bandara Venezuela bersama dua pesawat pembom strategis Tupolev-160, pada Senin (10/12/2018).

CARACAS, KOMPAS.com - Rusia memberangkatkan dua pesawat pembom strategisnya bersama dengan 100 pilot ke Venezuela.

Dua pesawat pembom Tupolev TU-160 itu mendarat di bandara internasional Simon Bolivar di Maiquetia, bersama dengan dua pesawat lain, pada Senin (10/12/2018).

Dua pesawat yang dikirim mendampingi pembom strategis Rusia yakni pesawat transport Antonov-124 dan pesawat penumpang Ilyushin-62. Demikian disampaikan militer Rusia dalam pernyataannya di Moskwa.

Pemerintah Venezuela menyebut kedatangan dua pesawat pembom Rusia tersebut sebagai bagian dari latihan angkatan udara yang bertujuan untuk menguatkan pertahanan di negara Amerika Selatan itu.


Baca juga: Rusia Beli 10 Pesawat Pembom Supersonik Canggih Seharga Rp 3,5 T

"Penempatan (pesawat pembom) itu menunjukkan jika kami juga sedang mempersiapkan untuk mempertahankan Venezuela hingga wilayah terkecil bila diperlukan," kata Menteri Pertahanan Venezuela, Jenderal Vladimir Padrino.

"Ini kami lakukan dengan rekan-rekan kami karena kami memiliki teman-teman di dunia yang membela keseimbangan dan hubungan yang terhormat," tambahnya.

Sementara disampaikan komandan pesawat jarak jauh Angkatan Udara Rusia, Jenderal Sergei Ivanovich Kobulash, latihan tersebut akan menjadi ajang saling bertukar pengalaman dan pengetahuan antara pilot maupun staf teknis kedua negara.

Disampaikan Padrino, kedatangan pesawat Rusia ke negara itu bukan kali pertama. Sebelumnya, armada udara Moskwa juga pernah berkunjung ke Caracas sebelum 2013.

Kendati demikian, menurut Padrino, pengerahan pesawat Rusia ke Venezuela kali ini memberi sebuah pengalaman baru.

"Latihan yang akan diadakan adalah untuk menaikkan tingkat kerja sama operasi sistem pertahanan udara kedua negara," tambah Padrino.

Tidak dijelaskan berapa lama pengerahan pilot dan pesawat pembom Rusia di Venezuela akan berlangsung. Padrino juga tidak merinci rencana latihan yang akan digelar.

Melansir AFP, kerja sama di bidang militer dan pertahanan antara Rusia dengan Venezuela telah terjalin sejak lama.

Dalam beberapa tahun terakhir, Venezuela telah membeli peralatan militer dari Rusia senilai jutaan dollar.

Venezuela di antaranya telah mengakuisisi 24 unit jet tempur Sukhoi-30 milik Rusia. Caracas juga telah menandatangani kesepakatan pembelian 53 unit helikopter tempur Mil-24, serta 100.000 senapan Kalashnikov pada 2016.

Baca juga: Rusia Siap Uji Coba Pesawat Pembom Terbarunya


Terkini Lainnya

Lebih Dua Pekan Ditutup, Jalur Pendakian Gunung Merbabu Kini Dibuka

Lebih Dua Pekan Ditutup, Jalur Pendakian Gunung Merbabu Kini Dibuka

Regional
Cegah Dukungan Kelompok Lain, Satgas Tinombala Diminta Segera Tangkap Ali Kalora Cs

Cegah Dukungan Kelompok Lain, Satgas Tinombala Diminta Segera Tangkap Ali Kalora Cs

Nasional
Kinerja Diawasi Masyarakat, Polri Diyakini Netral dalam Pemilu 2019

Kinerja Diawasi Masyarakat, Polri Diyakini Netral dalam Pemilu 2019

Nasional
Mahfud MD Minta Masyarakat Kritis Cermati Debat Capres

Mahfud MD Minta Masyarakat Kritis Cermati Debat Capres

Regional
Kisah Istri TKI Asal Siantar Saat Bertemu Suaminya di Penjara Malaysia

Kisah Istri TKI Asal Siantar Saat Bertemu Suaminya di Penjara Malaysia

Regional
Penangkapan Aris Idol Berawal dari Temuan 300 Butir Ekstasi

Penangkapan Aris Idol Berawal dari Temuan 300 Butir Ekstasi

Megapolitan
Jelang Pemilu, Sudin Dukcapil Jakarta Timur Lakukan Perekaman e-KTP ke Sejumlah Sekolah

Jelang Pemilu, Sudin Dukcapil Jakarta Timur Lakukan Perekaman e-KTP ke Sejumlah Sekolah

Megapolitan
Bertingkah Laku Buruk, Keluarga Turis Inggris Dideportasi dari Selandia Baru

Bertingkah Laku Buruk, Keluarga Turis Inggris Dideportasi dari Selandia Baru

Internasional
Kasus Penguasaan Lahan, Hercules dan Anggotanya Jalani Sidang Dakwaan

Kasus Penguasaan Lahan, Hercules dan Anggotanya Jalani Sidang Dakwaan

Megapolitan
Sebar Hoaks yang Meresahkan, Pemuda Ini Dibekuk Polda Gorontalo

Sebar Hoaks yang Meresahkan, Pemuda Ini Dibekuk Polda Gorontalo

Regional
Kuasa Hukum Plt Kepala BPPKAD Gresik Sebut Uang Potongan Insentif oleh Kliennya untuk Biaya Kegiatan

Kuasa Hukum Plt Kepala BPPKAD Gresik Sebut Uang Potongan Insentif oleh Kliennya untuk Biaya Kegiatan

Regional
Polisi Tangkap Aris Indonesian Idol Terkait Kasus Narkoba

Polisi Tangkap Aris Indonesian Idol Terkait Kasus Narkoba

Megapolitan
Dapat Adipura Kategori Pasar, Ini Tanggapan Wali Kota Jakarta Selatan

Dapat Adipura Kategori Pasar, Ini Tanggapan Wali Kota Jakarta Selatan

Megapolitan
Datangi KPK, Menteri Kesehatan Bahas Kajian Tata Kelola Alat Kesehatan

Datangi KPK, Menteri Kesehatan Bahas Kajian Tata Kelola Alat Kesehatan

Nasional
Saat Uni Soviet Mengorbankan Anjing untuk Mengalahkan Tank Jerman

Saat Uni Soviet Mengorbankan Anjing untuk Mengalahkan Tank Jerman

Internasional

Close Ads X