Biografi Tokoh Dunia: Bhumibol Adulyadej, Raja Paling Lama Berkuasa di Thailand

Kompas.com - 12/10/2018, 22:04 WIB
Raja Thailand, Bhumibol Adulyadej. news.com.auRaja Thailand, Bhumibol Adulyadej.

Sebagai persiapan menjadi raja, Bhumibol kembali ke Swiss untuk belajar hukum dan ilmu politik. Sementara tugas kerajaan sementara dijalankan oleh pamannya, Pangeran Rangsit.

Bhumibol kemudian menikahi saudara sepupu jauhnya, Sirikit Kitiyakara pada April 1950 dan kemudian menjalani upacara penobatan pada 5 Mei 1950.

Setelah upacara penobatan, Raja Bhumibol kembali ke Swiss untuk merampungkan studinya dan baru kembali ke Thailand setahun berselang.

Kekuasaan absolut raja di Thailand telah dihapuskan sejak masa pemerintahan Raja Prajadhipok sebagai hasil dari revolusi pada tahun 1932.

Karenanya, kekuasaan Raja Bhumibol di bidang politik praktis tidak terlalu besar.

Baca juga: Obama: Kehormatan Bisa Memanggil Bhumibol dengan Sebutan Raja

Peranan Politik

Meski secara konstitusi jabatan raja Thailand masih sebagai kepala negara dan komandan angkatan bersenjata, fungsi utamanya lebih kepada sebagai simbol dan fokus persatuan bagi bangsa Thailand.

Namun demikian, sebagai raja, Bhumibol memperoleh popularitas yang luar biasa dan sangat dihormati.

Selain itu, meski kekuasaannya dalam pemerintahan terbatas, Raja Bhumibol memiliki beberapa kesempatan untuk berperan penting dalam proses mediasi dan membantu menghindari krisis politik di Thailand.

Salah satunya saat terjadi unjuk rasa melawan kediktatoran Jenderal Thanom Kittikachorn dan Praphas Charusathien yang menggunakan kekuatan militer untuk menindas dan berujung tewasnya banyak demonstran.

Raja Bhumibol menengahi dan membujuk para jenderal untuk menyerahkan kekuasaan.

Raja Bhumibol juga berperan dalam menyelesaikan konflik kekuasaan pada 1992 antara junta militer dengan panglima militer Suchinda Kraprayoon.

Baca juga: Raja Bhumibol Dikremasi, 250.000 Warga Bangkok Turun ke Jalan

Dia mendesak diadakannya pertemuan yang disiarkan televisi antara Suchinda dengan pemimpin oposisi Chamlong Srimuang dan berujung pada Suchinda yang mengundurkan diri.

Pada September 2006, Bhumibol kembali menghadapi krisis dalam politik Thailand, setelah partai-partai oposisi memboikot jalannya pemilu yang digelar Perdana Menteri Thaksin Shinawatra.

Mahkamah Konstitusi Thailand kemudian membatalkan hasil pemilihan.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gelapkan Uang Restoran demi Putrinya yang Sakit, Pria Singapura Dihukum Penjara

Gelapkan Uang Restoran demi Putrinya yang Sakit, Pria Singapura Dihukum Penjara

Internasional
Tantang Petarung MMA, Ahli Wing Chun Ini KO dalam 72 Detik

Tantang Petarung MMA, Ahli Wing Chun Ini KO dalam 72 Detik

Internasional
Terungkap, Selir Raja Thailand Dicopot karena Ingin Seperti Permaisuri

Terungkap, Selir Raja Thailand Dicopot karena Ingin Seperti Permaisuri

Internasional
Dianggap Tak Setia, Selir Raja Thailand Dicopot

Dianggap Tak Setia, Selir Raja Thailand Dicopot

Internasional
Cegah Mencontek, Sekolah di India Pakaikan Muridnya Kardus di Kepala Saat Ujian

Cegah Mencontek, Sekolah di India Pakaikan Muridnya Kardus di Kepala Saat Ujian

Internasional
Erdogan Tuduh Negara Barat Mendukung 'Teroris' di Suriah

Erdogan Tuduh Negara Barat Mendukung "Teroris" di Suriah

Internasional
Mantan Penyelundup Narkoba Ini Pernah Nyaris Dibunuh karena Ganti Saluran TV

Mantan Penyelundup Narkoba Ini Pernah Nyaris Dibunuh karena Ganti Saluran TV

Internasional
Restoran di Belgia Ini Sajikan Air Minum Daur Ulang dari Toilet

Restoran di Belgia Ini Sajikan Air Minum Daur Ulang dari Toilet

Internasional
Bayi Ini Dikubur Hidup-hidup di Lempeng Beton, Polisi China Buru Orangtuanya

Bayi Ini Dikubur Hidup-hidup di Lempeng Beton, Polisi China Buru Orangtuanya

Internasional
Protes Pembatasan Pers, Koran Australia Kompak 'Rahasiakan' Halaman Depan

Protes Pembatasan Pers, Koran Australia Kompak "Rahasiakan" Halaman Depan

Internasional
Bar di Jepang Ini Hanya Izinkan Pengunjung untuk Datang Sendiri

Bar di Jepang Ini Hanya Izinkan Pengunjung untuk Datang Sendiri

Internasional
Menhan China: Tak Ada yang Bisa Mencegah Penyatuan Kembali China dengan Taiwan

Menhan China: Tak Ada yang Bisa Mencegah Penyatuan Kembali China dengan Taiwan

Internasional
Restoran Khusus Indomie Bakal Dibuka di Singapura

Restoran Khusus Indomie Bakal Dibuka di Singapura

Internasional
Pemimpin Hong Kong Kunjungi Masjid yang Disiram Meriam Air Polisi

Pemimpin Hong Kong Kunjungi Masjid yang Disiram Meriam Air Polisi

Internasional
Ribuan Pengungsi Rohingya di Bangladesh Sepakat Pindah ke Pulau di Teluk Benggala

Ribuan Pengungsi Rohingya di Bangladesh Sepakat Pindah ke Pulau di Teluk Benggala

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X