Raja Bhumibol Dikremasi, 250.000 Warga Bangkok Turun ke Jalan

Kompas.com - 29/09/2017, 16:33 WIB
Puluhan ribu warga Thailand yang mengenakan pakaian serba hitam menyanyikan lagu kebangsaan bersama di depan Grand Palace, Bangkok, Sabtu siang. Acara ini digelar untuk memberikan penghormatan kepada Raja Bhumibol. AFP PHOTOPuluhan ribu warga Thailand yang mengenakan pakaian serba hitam menyanyikan lagu kebangsaan bersama di depan Grand Palace, Bangkok, Sabtu siang. Acara ini digelar untuk memberikan penghormatan kepada Raja Bhumibol.
EditorGlori K. Wadrianto

BANGKOK, KOMPAS.com - Diperkirakan, akan ada 250.000 orang yang turun ke jalan Ibu Kota Thailand, Bangkok, ketika berlangsung upacara kremasi Raja Bhumibol Adulyadej, bulan depan.

Kerajaan Thailand sejak lama telah mempersiapkan acara tersebut. Tepatnya, sejak Bhumibol meninggal pada usia 88 pada bulan Oktober tahun lalu.

Kematian Sang Raja telah memunculkan gerakan berkabung nasional, untuk mengenang tokoh yang dikenal kharismatik itu. 

Seniman kerajaan juga bekerja sepanjang waktu untuk mendirikan sebuah tempat prosesi pemakaman yang sangat besar di luar istana besar Bangkok.

Di tempat itu, lengkap dibangun menara-menara yang menjulang tinggi dan dihiasi dengan ornamen dan patung-patung binatang mitologi.

Baca: Para Jenderal Thailand Hadiri Pemberkatan Tempat Kremasi Raja Bhumibol

Acara kremasi dijadwalkan akan berlangsung selama empat hari dari tanggal 25-29 Oktober 2017.

Acara kremasi akan menjadi sebuah prosesi spektakuler nan mahal yang diselenggarakan dalam ritual Buddha.

Diyakini, pertunjukan budaya dan ritual yang disuguhkan akan mengantarkan roh Raja Bhumibol ke alam baka.

"Kami memperkirakan sekitar 250.000 orang menghadiri upacara kerajaan ini," kata Wakil Pemimpin Junta Prawit Wongsuwon kepada wartawan, Jumat (29/9/2017).

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X