Pancing Harimau Pemangsa Manusia, Polisi India Gunakan Parfum

Kompas.com - 09/10/2018, 17:31 WIB
Ilustrasi harimau VIA Indianexpress Ilustrasi harimau

Ini yang terjadi pada harimau dengan kode T-1 itu. Dia hidup di hutan dekat kota Pandharkawada, India pusat. Dia sering menerkam para penduduk di leher.

Aksi T-1 yang sudah menewaskan 13 orang membuat penduduk menjadi panik. Mereka menghindari sawah mereka dan mengunci rumah mereka saat malam tiba.

Para pakar harimau India berkata mereka belum pernah melihat perilaku hewan tersebut di masa lalu, yang membuat isu bergulir hingga level Mahkamah Agung.

September lalu, setelah melalui persidangan dan mendengarkan keterangan baik dari pemerintah maupun aktivis hewan, MA India merilis keputusan.

Otoritas polisi hutan diberi kesempatan untuk menangkap harimau itu hidup-hidup, dan menyerahkannya ke pusat penangkaran atau kebun binatang.

Baca juga: Bertugas Memburu Harimau, Seekor Gajah Malah Mengamuk

Namun, jika mereka gagal, maka MA India memerintahkan agar hewan tersebut dibunuh. Karena itu, dalam operasi gabungan, mereka membawa senapan serbu AK-47 selain senjata pembius.

Setiap pagi saat fajar menyingsing, tim gabungan bakal menyusuri hutan yang lebat dan melawan bau tak mengenakkan untuk melacak harimau itu.

Mereka mengecek 100 jebakan kamera yang disiapkan. Mereka juga mencari jika ada bulu harimau yang tertinggal, maupun jejak yang ditinggalkan.

Dalam beberapa bulan terakhir, harimau tersebut dilaporkan terlihat beberapa kali. Mereka memancingnya keluar menggunakan kuda.

Hanya, upaya mereka gagal. Harimau itu bersama anaknya bakal membunuh kuda tersebut, makan dengan cepat, dan segera berlalu sebelum personel gabungan sampai di lokasi.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Hong Kong Kepung Universitas Setelah Bentrok Semalaman dengan Demonstran

Polisi Hong Kong Kepung Universitas Setelah Bentrok Semalaman dengan Demonstran

Internasional
Rusia Bakal Kembalikan 3 Kapal yang Ditahan ke Ukraina

Rusia Bakal Kembalikan 3 Kapal yang Ditahan ke Ukraina

Internasional
Korea Utara Sebut Joe Biden 'Anjing Gila', Begini Reaksi Trump

Korea Utara Sebut Joe Biden "Anjing Gila", Begini Reaksi Trump

Internasional
Diserbu Polisi, Demonstran Hong Kong Bakar Pintu Masuk Universitas

Diserbu Polisi, Demonstran Hong Kong Bakar Pintu Masuk Universitas

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Media AS Soroti Pabrik Tahu di Tropodo | Penyanyi Chile Telanjang Dada sebagai Protes

[POPULER INTERNASIONAL] Media AS Soroti Pabrik Tahu di Tropodo | Penyanyi Chile Telanjang Dada sebagai Protes

Internasional
Siksa Anaknya yang Berusia 5 Tahun hingga Tewas, Terungkap Kecerdasan Si Ayah Rendah

Siksa Anaknya yang Berusia 5 Tahun hingga Tewas, Terungkap Kecerdasan Si Ayah Rendah

Internasional
Media AS New York Times Soroti Pabrik Tahu di Indonesia yang Gunakan Plastik sebagai Bahan Bakar

Media AS New York Times Soroti Pabrik Tahu di Indonesia yang Gunakan Plastik sebagai Bahan Bakar

Internasional
Suarakan Protes, Penyanyi Chile Ini Telanjang Dada Saat Terima Penghargaan

Suarakan Protes, Penyanyi Chile Ini Telanjang Dada Saat Terima Penghargaan

Internasional
Kapten Polisi di AS Ini Ditangkap Anggotanya Sendiri dalam Kasus Prostitusi

Kapten Polisi di AS Ini Ditangkap Anggotanya Sendiri dalam Kasus Prostitusi

Internasional
Pria Australia Kisahkan Selamat dari Serangan Buaya Setelah Cungkil Matanya

Pria Australia Kisahkan Selamat dari Serangan Buaya Setelah Cungkil Matanya

Internasional
Venesia Dilanda Banjir, Karya Seni Mulai Diselamatkan

Venesia Dilanda Banjir, Karya Seni Mulai Diselamatkan

Internasional
Pelaku Penembakan Massal SMA AS yang Tewaskan 2 Murid Meninggal di Rumah Sakit

Pelaku Penembakan Massal SMA AS yang Tewaskan 2 Murid Meninggal di Rumah Sakit

Internasional
Abaikan Ancaman Sanksi AS, Turki Bakal Beli Sistem Rudal S-400 dari Rusia

Abaikan Ancaman Sanksi AS, Turki Bakal Beli Sistem Rudal S-400 dari Rusia

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bocah 9 Tahun Lulus Sarjana | Pria Hong Kong Dibakar Hidup-hidup

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bocah 9 Tahun Lulus Sarjana | Pria Hong Kong Dibakar Hidup-hidup

Internasional
Ada Bau 'Kaus Kaki Basah', Pesawat Airbus Dikembalikan ke Perancis

Ada Bau "Kaus Kaki Basah", Pesawat Airbus Dikembalikan ke Perancis

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X