Pentagon: Sampai ISIS Kalah, Militer AS Tak Bakal Hengkang dari Suriah

Kompas.com - 13/09/2018, 11:21 WIB
Pasukan Amerika Serikat dan sekutu serta pangkalannya di Timur Tengah serta perbandingan dengan peralatan militer milik Suriah. AFPPasukan Amerika Serikat dan sekutu serta pangkalannya di Timur Tengah serta perbandingan dengan peralatan militer milik Suriah.

WASHINGTON DC, KOMPAS.comMiliter Amerika Serikat ( AS) tak bakal keluar dari Suriah sebelum menyelesaikan pekerjaannya.

Juru bicara Pentagon, Eric Pahon, mengungkapkan, salah satu tugas mereka adalah mengalahkan kelompok Negara Islam Irak dan Suriah ( ISIS).

Baca juga: Pentagon Kirim 100 Marinir untuk Berlatih di Suriah

"ISIS masih belum kalah. Itu adalah prioritas kami selain memulihkan keamanan bagi rakyat Suriah," kata Pahon dilansir Hurriyet, Rabu (12/9/2018).

Sebelumnya, James Jeffrey, utusan khusus AS untuk Suriah, juga mengatakan, pasukan AS yang bermarkas di timur Sungai Eufrat belum mendapat perintah pulang.

Dia merespons pernyataan Presiden Donald Trump Maret lalu bahwa dia berencana memulangkan sekitar 2.000 pasukan AS di sana.

Jeffrey menjelaskan, Trump tidak mengatakan bahwa militer AS bakal ditarik pada akhir 2018 ini. Dia hanya menyatakan "secepatnya".

"Masih banyak pekerjaan yang dilakukan. Presiden telah menegaskan beliau tidak terpaku berapa lama pasukan harus bertahan," kata Jeffrey.

Negeri "Paman Sam" mulai terjun ke kancah konflik Suriah pada September 2014 dengan memberikan bantuan kepada oposisi pemerintahan Presiden Bashar al-Assad.

Kedatangan militer AS mendapat kecaman baik dari Assad maupun sekutunya, seperti Iran dan Rusia, karena tidak berdasarkan undangan.

Mantan Menteri Luar Negeri Rex Tillerson menuturkan, pasukan AS harus tetap di sana untuk memastikan adanya transfer kekuasaan dari Assad.

Baca juga: AS: Ada Bukti Suriah Persiapkan Senjata Kimia di Idlib

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Hurriyet
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wabah Virus Corona: Jerman Umumkan Penularan Antar-manusia Pertama

Wabah Virus Corona: Jerman Umumkan Penularan Antar-manusia Pertama

Internasional
Quraish Shihab Terima Penghargaan Bintang Tanda Kehormatan dari Mesir

Quraish Shihab Terima Penghargaan Bintang Tanda Kehormatan dari Mesir

Internasional
'Teman Saya Batuk, Orang-orang Melirik dan Menghindar Mas'

"Teman Saya Batuk, Orang-orang Melirik dan Menghindar Mas"

Internasional
Pria Jepang yang Tak Pernah ke China Terkena Virus Corona

Pria Jepang yang Tak Pernah ke China Terkena Virus Corona

Internasional
Asal Wabah Virus Corona yang Mematikan Terungkap

Asal Wabah Virus Corona yang Mematikan Terungkap

Internasional
China Akui Kekurangan Alat-alat Medis untuk Perangi Virus Corona

China Akui Kekurangan Alat-alat Medis untuk Perangi Virus Corona

Internasional
Arab Saudi Larang Warga Israel untuk Berkunjung

Arab Saudi Larang Warga Israel untuk Berkunjung

Internasional
Korban Meninggal karena Virus Corona di China Melonjak Jadi 106 Orang

Korban Meninggal karena Virus Corona di China Melonjak Jadi 106 Orang

Internasional
Virus Corona Merebak, 16 Negara di Dunia Umumkan Kasus Positif

Virus Corona Merebak, 16 Negara di Dunia Umumkan Kasus Positif

Internasional
Jerman Umumkan Kasus Pertama Virus Corona di Negaranya

Jerman Umumkan Kasus Pertama Virus Corona di Negaranya

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Perkembangan Korban Meninggal Virus Corona | 3 Roket Hantam Kedubes AS di Irak

[POPULER INTERNASIONAL] Perkembangan Korban Meninggal Virus Corona | 3 Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Internasional
Berkendara Sambil Mandi, 2 Pria di Vietnam Didenda Rp 1 Juta

Berkendara Sambil Mandi, 2 Pria di Vietnam Didenda Rp 1 Juta

Internasional
Hubungan Mulai Mesra, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi

Hubungan Mulai Mesra, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi

Internasional
Sibuk Merawat Pasien Virus Corona, Tim Medis Pakai Popok Dewasa

Sibuk Merawat Pasien Virus Corona, Tim Medis Pakai Popok Dewasa

Internasional
Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X