Rusia Kerahkan Ribuan Pasukan dan Senjata ke Perbatasan Negara NATO

Kompas.com - 25/07/2018, 13:20 WIB
Pasukan dari Unit Perlindungan Nuklir, Kimia, dan Biologi Rusia ketika berlatih di Distrik Militer Barat pada 24 Mei 2018. Distrik itu berbatasan dengan negara anggota NATO seperti Estonia dan Lithuania. Kementerian Pertahanan Rusia via NewsweekPasukan dari Unit Perlindungan Nuklir, Kimia, dan Biologi Rusia ketika berlatih di Distrik Militer Barat pada 24 Mei 2018. Distrik itu berbatasan dengan negara anggota NATO seperti Estonia dan Lithuania.

MOSKWA, KOMPAS.com - Rusia mengumumkan telah mengerahkan ribuan pasukan dekat perbatasan negara anggota Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO).

Pernyataan itu diucapkan Menteri Pertahanan Sergey Shoigu dalam pertemuan dewan, seperti dilansir Newsweek Selasa (24/7/2018).

Shoigu mengungkapkan sejak 2016, telah terjadi peningkatan situasi di Distrik Militer Barat yang berbatasan dengan negara Baltik seperti Latvia dan Polandia.

Baca juga: Rusia Uji Coba Rudal Super yang Bisa Jangkau Seluruh Dunia

Dia menjelaskan, Kremlin telah menempatkan 70 unit serta formasi militer besar, termasuk di dalamnya dua divisi dan tiga brigade.

Selain itu, sebanyak 5.000 peralatan dan senjata canggih telah dikirim kepada pasukan yang berjaga di sana.

Seperti sistem peluncur roket kaliber besar Tornado-S, sistem pertahanan anti-pesawat Tor-M2, maupun kendaraan lapis baja Typhoon-K dan Typhoon-U.

"Mereka telah menjalani 350 kali inspeksi mendadak untuk membuktikan kualitas dan kemampuan menyelesaikan konflik," tegas Shoigu.

Bermarkas besar di St Petersburg, Distrik Militer Barat membawahi 26 daerah termasuk Kaliningrad dan Moskwa.

Lembaga think tank Rand Corp dalam laporannya Mei lalu mencatat, distrik itu merupakan markas "pasukan darat dan angkatan udara terkuat Rusia".

"Kolega kita di NATO berusaha dengan segala cara untuk mencegah kita menjadi kompetitor geopolitik dan punya banyak sekutu," kata Shoigu.

Halaman:


Sumber Newsweek
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X