Studi: NATO Bakal Kalah jika Diserang Rusia

Kompas.com - 13/07/2018, 13:25 WIB
Foto yang diambil pada 20 Juni 2017 ini memperlihatkan pasukan NATO melakukan latihan penyeberangan sungai dalam latihan perang Saber Strike 2017 di Stasenai, Lithuania. 
AFP/Petras MalukasFoto yang diambil pada 20 Juni 2017 ini memperlihatkan pasukan NATO melakukan latihan penyeberangan sungai dalam latihan perang Saber Strike 2017 di Stasenai, Lithuania.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Sebuah lembaga think tank Amerika Serikat (AS) melansir penelitian bahwa organisasi pertahanan NATO bakal kalah jika diserang Rusia.

Rand Corp telah memantau secara khusus situasi militer di benteng timur NATO di Polandia, maupun tiga negara Baltik Estonia, Latvia, dan Lithuania.

Di empat negara itu, Pakta Pertahanan Atlantik Utara tersebut telah menempatkan gugus tempur multi-nasional.

Baca juga: Jika Perang dengan Rusia di Eropa, AS Bisa Kalah karena Hal Ini

Tim tempur itu dibentuk sebagai respon setelah Rusia melakukan pendudukan di Semenanjung Crimea, Ukraina, pada 2014.

Pada 2016 setelah tim tempur dibentuk, dua peneliti Rand Corp, David Shlapak dan Michael Johnson melakukan simulasi perang di empat negara itu.

Hasilnya, mereka menemukan fakta mengkhawatirkan bahwa keberadaan tim tempur multi-nasional itu tidak akan banyak berguna.

Diwartakan Newsweek Kamis (12/7/2018), Shlapak dan Johnson menyatakan serdadu Rusia bisa menguasai ibu kota tiga negara itu dalam hitungan jam.

Shlapak kemudian membandingkan simulasi yang mereka lakukan dua tahun lalu dengan 2018 ini. Hasilnya tidak banyak perubahan.

"Dari pandangan kami, kemampuan tim tempur multi-nasional itu tidak akan memberikan banyak perlawanan ketika Rusia menyerang," papar Shlapak.

Sejak Vladimir Putin menjadi Presiden Rusia, dia membangun kekuatan militer Negeri "Beruang Merah" tersebut pada abad 21.

Halaman:


Sumber Newsweek
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X