Kompas.com - 17/07/2018, 16:13 WIB

KABUL, KOMPAS.com - Komandan militer Amerika Serikat (AS) di Afghanistan berkata, mereka siap bertemu langsung dengan Taliban.

Di tengah spekulasi soal adanya perundingan damai, Jenderal John Nicholson berujar telah dilakukan pendekatan diplomatik untuk menggelar negosiasi.

Nicholson merupakan jenderal bintang empat, dan menjabat Komandan Misi Pendukung Total di Afghanistan AS sejak Maret 2016.

Baca juga: Kampanye Partai Penentang Taliban Diserang Bom Bunuh Diri

Dilansir Al Jazeera Senin (16/7/2018), langkah itu dilakukan setelah Taliban dan pemerintah Afghanistan setuju melakukan gencatan senjata saat Idul Fitri.

Nicholson berkata, Menteri Luar Negeri Mike Pompeo berkata AS siap untuk duduk bersama Taliban, dan mendiskusikan peran tentara internasional di sana.

"Kami berharap mereka menepati ucapannya, sehingga membantu memajukan proses perundingan damai," kata Nicholson.

Pernyataan Nicholson disambut juru bicara kantor politik Taliban di Qatar. Sohail Shahin. Dia mengaku masih mengonfirmasi kabar itu.

Tapi, dia mengapresiasi AS telah melakukan pendekatan baru yang tentu diinginkan oleh kelompok Taliban.

"Kami telah menunggu momen untuk duduk semeja dengan AS, dan membicarakan penarikan pasukan asing dari Afghanistan," kata Shahin.

Taliban, ujar Shahin, lebih ingin berbicara dengan AS daripada pemerintahan Presiden Ashraf Ghani yang menurut mereka tidak sah.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Sumber Al Jazeera
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.