Presiden Kroasia: Pertemuan Trump-Putin Kunci Perdamaian Dunia

Kompas.com - 16/07/2018, 14:30 WIB
Pemain tim sepak bola Kroasia Luka Modric mendapat pelukan dari Presiden Kroasia Kolinda Grabar-Kitarovic di Piala Dunia 2018 Rusia di Stadion Luzhniki, di Moskwa, Minggu (15/7/2018). AFP/Odd AndersenPemain tim sepak bola Kroasia Luka Modric mendapat pelukan dari Presiden Kroasia Kolinda Grabar-Kitarovic di Piala Dunia 2018 Rusia di Stadion Luzhniki, di Moskwa, Minggu (15/7/2018).

ZAGREB, KOMPAS.com - Presiden Korea, Kolinda Grabar-Kitarovic, memperhatikan serius pertemuan Presiden AS Donald Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin.

Putin dan Trump bakal bertemu di Istana Kepresidenan Helsinki, Finlandia, pada Senin, serta menjadi pertemuan bilateral pertama keduanya.

Dalam wawancaranya dengan AP dikutip Indian Express Senin (16/7/2018), Grabar-Kitarovic berujar pertemuan keduanya merupakan kunci perdamaian dunia.

Baca juga: Jelang Bertemu Putin, Trump Sebut Rusia dan China sebagai Lawan

Dia menyampaikannya setelah bertemu Putin saat final Piala Dunia antara Perancis versus Kroasia di Stadion Luzhniki, Moskwa, Minggu (15/7/2018).

"Saya sangat berharap kedua pemimpin menunjukkan tanggung jawab dalam mempertahankan perdamaian dunia, dan hubungan trans-Atlantik," tutur Grabar-Kitarovic.

Dia menyatakan hubungan Rusia dan AS bakal memberikan dampak sangat besar tidak hanya bagi dunia, namun juga negaranya.

Sebab, dia tidak ingin kembali terjadi konflik seperti Perang Balkan sepanjang dekade 1990 hingga awal 2000.

Sebagai orang yang pernah menyaksikan sendiri perang kemerdekaan Kroasia pada 1991, dia tidak ingin kembali menyaksikan pembantaian.

Apalagi, dia menyoroti campur tangan Rusia di kawasan tenggara Eropa, di mana Kremlin menggunakan pengaruh ekonomi dan energi untuk menangkal Uni Eropa (UE) dan NATO.

"Kami harus bekerja sama untuk menanggulangi berbagai isu keamanan yang tengah terjadi," tutur presiden keempat Kroasia itu.

Politisi 50 tahun itu melanjutkan, dia berada di pihak Trump saat pertemuan di markas NATO di Brussels, Belgia, pekan lalu.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mantan Bintang Porno Mia Khalifa Kisahkan Dijebak Masuk ke Industri Film Dewasa

Mantan Bintang Porno Mia Khalifa Kisahkan Dijebak Masuk ke Industri Film Dewasa

Internasional
Menyeberang Sambil Pakai 'Headphone' dan Bermain Ponsel, Juara Tinju Ini Tewas Ditabrak Kereta

Menyeberang Sambil Pakai "Headphone" dan Bermain Ponsel, Juara Tinju Ini Tewas Ditabrak Kereta

Internasional
Berbohong Dirinya Diperkosa, Pria Indonesia Dipenjara di Singapura

Berbohong Dirinya Diperkosa, Pria Indonesia Dipenjara di Singapura

Internasional
Mantan Model Playboy Ini Berniat 'Nyalon' Jadi Presiden Kroasia

Mantan Model Playboy Ini Berniat "Nyalon" Jadi Presiden Kroasia

Internasional
Dikepung Polisi, Demonstran Hong Kong di Universitas Tulis Kata-kata Terakhir

Dikepung Polisi, Demonstran Hong Kong di Universitas Tulis Kata-kata Terakhir

Internasional
Trump Kunjungi Rumah Sakit Militer secara Rahasia, Kesehatannya Jadi Sorotan

Trump Kunjungi Rumah Sakit Militer secara Rahasia, Kesehatannya Jadi Sorotan

Internasional
Bentrokan di Universitas Hong Kong, Keluarga yang Cemas Menanti Kabar Anaknya

Bentrokan di Universitas Hong Kong, Keluarga yang Cemas Menanti Kabar Anaknya

Internasional
Pemimpin Hong Kong Minta Demonstran yang Ada di Kampus untuk Menyerah

Pemimpin Hong Kong Minta Demonstran yang Ada di Kampus untuk Menyerah

Internasional
Pemerintah Hong Kong Sebut 600 Demonstran Menyerah kepada Polisi

Pemerintah Hong Kong Sebut 600 Demonstran Menyerah kepada Polisi

Internasional
Dokumen soal Penanganan Minoritas Muslim di Xinjiang Bocor, Apa Tanggapan China?

Dokumen soal Penanganan Minoritas Muslim di Xinjiang Bocor, Apa Tanggapan China?

Internasional
Dokumen China Ungkap Penanganan terhadap Minoritas Muslim di Xinjiang

Dokumen China Ungkap Penanganan terhadap Minoritas Muslim di Xinjiang

Internasional
Kaitkan Kebakaran Hutan dengan Legalisasi Pernikahan Sesama Jenis, Bintang Rugbi Australia Ini Dikecam

Kaitkan Kebakaran Hutan dengan Legalisasi Pernikahan Sesama Jenis, Bintang Rugbi Australia Ini Dikecam

Internasional
AS Kini Tak Pandang Permukiman Israel di Tepi Barat Ilegal

AS Kini Tak Pandang Permukiman Israel di Tepi Barat Ilegal

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Kapal Induk China Berlayar ke Selat Taiwan | Media Inggris Soroti Plastik di Indonesia

[POPULER INTERNASIONAL] Kapal Induk China Berlayar ke Selat Taiwan | Media Inggris Soroti Plastik di Indonesia

Internasional
Dikurung di Penjara Manusia, Beruang Ini 'Dibebaskan' Setelah 15 Tahun

Dikurung di Penjara Manusia, Beruang Ini "Dibebaskan" Setelah 15 Tahun

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X