Kompas.com - 29/06/2018, 16:10 WIB
Menteri Pertahanan Korea Selatan Song Young-moo (tiga dari kiri) dan Jenderal Vincent Brooks (empat dari kiri), komandan Pasukan PBB, Pasukan AS di Korea dan Komando Gabungan, memotong pita yang menandakan peresmian Camp Humphreys, markas militer AS terbaru di Korea Selatan. AFP/AHN YOUNG-JOONMenteri Pertahanan Korea Selatan Song Young-moo (tiga dari kiri) dan Jenderal Vincent Brooks (empat dari kiri), komandan Pasukan PBB, Pasukan AS di Korea dan Komando Gabungan, memotong pita yang menandakan peresmian Camp Humphreys, markas militer AS terbaru di Korea Selatan.
|

SEOUL, KOMPAS.com - Militer AS pada Jumat (29/6/2018) membuka markas barunya di Korea Selatan hanya beberapa pekan setelah Presiden Donald Trump berjanji akan menarik mundur pasukannya.

Selama beberapa dekade, pasukan AS di Korea (USFK) bermarkas di Yongsan, di pusat kota Seoul yang merupakan kawasan mahal.

Pada 1990, AS dan Korea Selatan sepakat untuk memindahkan markas militer itu ke Kamp Humphreys, sebuah pangkalan di Pyeongtaek, sekitar 60 kilometer sebelah selatan Seoul.

Baca juga: Trump: Latihan Militer AS dan Korsel Bakal Dihentikan

Namun, proyek pemindahan itu terkendala dengan protes warga, masalah keuangan, dan pekerjaan konstruksi berskala besar.

Sehingga, baru pada 2013 unit militer pertama baru dapat dipindahkan ke Kamp Humphreys, yang namanya diambil dari nama seorang pilot AS yang tewas dalam sebuah kecelakaan helikopter.

Pada Jumat ini, akhirnya markas besar USFK pindah ke tempat baru itu, demikian pula Komando PBB pimpinan AS, sementara unit-unit lain segera menyusul.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Amerika Serikat memiliki 28.500 personel yang ditempatkan di Korea Selatan untuk mempertahankan negeri itu dari ancaman Korea Utara.

Ironisnya, pembukaan markas besar baru ini hanya berselang beberapa pekan usai pertemuan Presiden Trump dan Kim Jong Un di Singapura.

Dalam jumpa pers usai bertemu dengan Kim Jong Un, Trump menyebut, dia akan menunda semua latihan militer dengan Korea Selatan.

"Saya ingin memulangkan para prajurit kami," kata Trump saat itu.

Halaman:


Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X