Kompas.com - 17/05/2018, 12:41 WIB
|

NEW YORK, KOMPAS.com - Di ruang sidang sebuah pengadilan di New York, AS, Selasa (15/5/2018), John Bunn memegang erat tangan hakim dan tak kuasa  menahan tangisnya.

Pria kulit hitam yang kini berusia 41 tahun itu menangis bahagia setelah dibebaskan dari dakwaan pembunuhan yang terjadi di Crown Height, Brooklyn pada 1991.

Saat itu, John baru berusia 14 tahun dan dinyatakan bersalah terkait kematian seorang petugas polisi. Alhasil, John harus mendekam 17 tahun di dalam penjara.

John dan seorang remaja lainnya, Rosean Hargrave dituduh memaksa Rolando Neischer dan rekannya, Robert Crosson keluar dari mobil.

Baca juga: Salah Tuduhan, Pria di AS Ini Dibebaskan Setelah 45 Tahun Dipenjara

Setelah kedua polisi itu berada di luar mobil, John dan Rosean dituduh menembak keduanya lalu mencuri mobil mereka.

Akibatnya, Rolando Neischer tewas dan Robert Crosson yang selamat menjadi satu-satunya saksi peristiwa tersebut.

Namun, pada 2016 sebuah bukti baru muncul yaitu detektif yang menangani kasus ini Louis Scarcella menggunakan "cara-cara yang salah" dalam menyelidiki kasus tersebut.

Setelah penyelidikan ulang dilakukan, terbukti John Bunn tak bersalah dan kemudian pengadilan membebaskannya serta mencabut semua dakwaan yang dibebankan kepada dia.

"Saya ingin berterima kasih kepada Anda yang mulia, karena selama 27 tahun saya berjuang untuk hidup saya," ujar Bunn sambil terisak menahan emosi.

Lalu pria asal Brooklyn itu berpaling kepada jaksa penuntut sambil mengatakan, selama ini kejaksaan menghukum orang yang tidak bersalah.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Sumber Daily Mail
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.