Mengikuti "Roller Coaster" Karier Politik Anwar Ibrahim (2)

Kompas.com - 16/05/2018, 13:47 WIB
Dalam foto yang dirilis pada 15 April 2018 ini, terlihat Wan Azizah, istri pemimpin oposisi Anwar Ibrahim bersama mantan PM Mahathir Mohamad dalam sebuah kampanye di pulau wisata Langkawi. AFP/MOHD RASFANDalam foto yang dirilis pada 15 April 2018 ini, terlihat Wan Azizah, istri pemimpin oposisi Anwar Ibrahim bersama mantan PM Mahathir Mohamad dalam sebuah kampanye di pulau wisata Langkawi.
|

Bangkit dan jatuh kembali

Sebelum, masa larangan berpolitiknya selesai, untuk sementara Anwar menjadi "penasihat" di Parti Keadilan Rakyat, yang dipimpin sang istri Dr Wan Azizah.

Kembalinya Anwar ke kancah politik ini nampaknya meresahkan Barisan Nasional yang berupaya menyerukan pemilu lebih dini.

Banyak kalangan mengkritik rencana itu dan menduga mempercepat jadwal pemilu hanya merupakan alasan agar Anwar tak bisa mengikuti pemilu karena masih dalam masa larangan berpolitik.

Baca juga: Jika Raja Malaysia Beri Pengampunan, Anwar Ibrahim Bisa Bebas Hari Ini

Pada 14 April 2008, Anwar resmi kembali ke dunia politik setelah masa larangan yang ditetapkan pengadilan habis, satu dekade setelah dia dipecat dari kabinet.

Dalam pemilu, oposisi merebut sepertiga kursi parlemen dan lima negara bagian. Pemilu 2008 menjadi hasil terburuk yang dialami Barisan Nasional yang sudah berkuasa selama setengah abad.

Pada 29 April 2009, setelah 10 tahun absen dari dunia politik, Anwar Ibrahim kembali ke parlemen, meski hanya sebagai tamu undangan mendampingi sang istri Wan Azizah Wan Ismail, perempuan pertama yang memimpin oposisi di Malaysia.

Anwar benar-benar menjadi anggota parlemen setelah memenangkan pemilihan sela di Permatang Pauh pada Agustus 2008. Pemilihan digelar setelah petahanan Wan Azizah Wan Ismail mengundurkan diri.

Setelah secara resmi kembali ke parlemen, Anwar langsung mengkritik PM Najib Razak yang dianggapnya tak konsisten dalam keputusannya membebaskan 13 orang yang ditahan dengan menggunakan Internal Security Act (ISA).

Anwar menegaskan, selagi ISA masih diberlakukan maka Barisan Nasional bisa menangkap siapa saja tanpa memerlukan proses pengadilan.

Pada 2011, PM Najib Razak berencana menghapus ISA dan tiga undang-undang lainnya. Namun, anggota oposisi tidak menganggap langkah ini sebagai langkah positif.

Namun, langkah Anwar di dunia politik kembali tersandung pada Juli 2008 setelah ditangkap setelah dituduh menyodomi ajudannya.

Tuduhan ini dibatalkan pengadilan pada Januari 2012, ketika hakim memutuskan bukti DNA yang digunakan dalam kasus tersebut diragukan kebenarannya.

Sayangnya, pada 7 Maret 2014, pengadilan banding membatalkan keputusan pengadilan dan membuat Anwar kembali menjadi terdakwa kasus sodomi.

Keputusan ini muncul di saat Anwar sedang bersiap menghadapi pemilihan sela pada 23 Maret 2014 yang peluangnya untuk menang amat besar.

Baca juga: Anwar Ibrahim Bakal Dibebaskan pada Selasa 15 Mei

Kasus ini akhirnya membuat Anwar tak bisa mengikuti pemilihan sela. Banyak pihak menuding keputusan pengadilan banding itu bermotif politik.

Selain itu, pengadilan banding juga menjatuhkan hukuman lima tahun penjara untuk Anwar dan pada 10 Februari 2015, Pengadilan Federal Malaysia memperkuat keputusan itu dan Anwar pun harus menghuni LP Sungai Buloh, Selangor.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X