Peringatan Rusia, Bikin Barat Ragu untuk Menyerang Suriah

Kompas.com - 13/04/2018, 19:31 WIB
Menteri Pertahanan AS, Jim Mattis. AFP/BRENDAN SMIALOWSKIMenteri Pertahanan AS, Jim Mattis.
|

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Negara-negara Barat hingga Jumat (13/4/2018) masih menimbang opsi serangan terhadap Suriah setelah Rusia memperingatkan bahwa aksi militer akan memicu perang baru.

Di hari yang sama, atas permintaan Rusia, Dewan Keamanan PBB menggelar pertemuan untuk menghentikan ketegangan di saat Presiden AS Donald Trump nampaknya mulai memikirkan ulang rencana serangan ke Suriah.

Setelah menggelar pertemuan dengan para penasihatnya pada Kamis (12/4/2018), Gedung Putih menyatakan, Presiden Trump belum memutuskan bagaimana respon lanjutan terhadap Suriah.

Sebelumnya, pemerintah AS, Inggris, dan Perancis menuding rezim Bashar al-Assad melakukan serangan senjata kimia di kota Douma pada akhir pekan lalu.

Baca juga : AS dan Perancis Mengaku Punya Bukti Suriah Gunakan Senjata Kimia

"Belum ada keputusan final," kata sekretaris pers Gedung Putih, Sarah Sanders.

Dia menambahkan, Trump akan melakukan diskusi dengan Presiden Perancis Emmanuel Macron dan PM Inggris Theresa May terlebih dahulu.

Kemudian, Gedung Putih merilis hasil pembicaraan telepon antara Presiden Trump dan PM Theresa May.

"Kedua pemimpin sepakat melanjutkan diskusi perlunya respon bersama terhadap penggunaan senjata kimia oleh Suriah," demikian Gedung Putih.

Sementara, juru bicara Downing Street, kantor PM Inggris, menyebut bahwa kedua pemimpin sepakat penggunaan senjata kimia tak bisa dibiarkan begitu saja.

"Selain itu dibutuhkan cara untuk mencegah rezim Assad kembali menggunakan senjata kimia di masa depan," tambah juru bicara kantor PM Inggris.

Namun, Menteri Pertahanan AS Jim Mattis memberikan sebuah catatan tegas dengan menyatakan bahwa menghentikan pembunuhan rakyat tak berdosa harus mempertimbangkan risiko tak terkendalinya keadaan.

Baca juga : 10 Kapal Perang dan 2 Kapal Selam AS Berlayar ke Suriah



Sumber AFP
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X