Kompas.com - 04/04/2018, 19:37 WIB

HANOVER, KOMPAS.com - Kepolisian Jerman menemukan jasad seorang wanita berusia 52 tahun dan putranya yang berusia 27 tahun telah dalam kondisi tidak bernyawa di rumah mereka.

Kuat dugaan ibu dan anak tersebut tewas setelah diserang oleh seekor anjing jenis terrier staffordshire yang merupakan anjing peliharaan keluarga.

Dilaporkan petugas kepolisian, penemuan dua korban di kediaman mereka di Hanover, Lower Saxony, di Jerman utara pada Selasa (3/4/2018) malam.

Tubuh korban pertama kali ditemukan oleh salah seorang kerabat yang melihat melalui jendela rumah. Menurut pengakuan saksi, keduanya ditemukan sudah dalam keadaan berlumuran darah.

Saksi pun langsung menelepon petugas.

Baca juga: Korban Kebakaran Tewas karena Berusaha Selamatkan 11 Anjing Piaraannya

Petugas dinas pemadam kebakaran dipanggil untuk menangkap anjing yang masih berada di dalam rumah.

Petugas yang tiba kemudian mendobrak pintu rumah dan langsung menangkap anjing yang diyakini menjadi pelaku pembunuhan kedua tuannya itu.

"Pemeriksaan awal oleh petugas koroner menunjukkan kedua korban, yakni seorang wanita berusia 52 tahun dan pemuda berusia 27 tahun tewas akibat serangan anjing itu," tulis laporan polisi, Rabu (4/4/2018).

Polisi masih melakukan investigasi lanjutan terkait insiden tersebut.

Peraturan hukum yang berlaku di Lower Saxony telah diubah beberapa tahun lalu dan mewajibkan setiap warga yang ingin memelihara anjing untuk memiliki izin khusus.

Untuk mendapatkan izin, calon pemelihara anjing harus dinyatakan lulus dalam ujian teori sebelum mereka dapat membeli anjing peliharaan. Selain itu, calon pemelihara anjing juga harus menjalani tes praktis dalam satu tahun usai membeli anjing.

Baca juga: Seekor Anjing Tinggal Sendirian di Taman Selama 13 Tahun

Penetapan aturan izin khusus tersebut diberlakukan untuk menurunkan angka kematian maupun cedera yang diakibatkan serangan oleh anjing peliharaan. Demikian dilaporkan laman berita The Local.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber AFP,The Local
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.